Sabtu 24 Sep 2022 08:49 WIB

Lawan Curacao yang Ternyata Hebat, Timnas Incar Pengalaman Berharga

Curacao bukan lawan sembarangan dengan posisi peringkat FIFA yang jauh di atas kita.

Rep: Eko Supriyadi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Aksi striker timnas Curacao, Charlison Benschop (numor punggu 19) saat mencetak gol ke gawang timnas Kuba pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Guatemala beberapa waktu lalu.
Foto: EPA-EFE/Esteban Biba
Aksi striker timnas Curacao, Charlison Benschop (numor punggu 19) saat mencetak gol ke gawang timnas Kuba pada laga kualifikasi Piala Dunia 2022 di Guatemala beberapa waktu lalu.

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Indonesia akan menjalani pertandingan FIFA matchday melawan Curacao Stadion Bandung Lautan Api (GBLA), Bandung, Jawa Barat, hari ini, Sabtu (24/9/2022) pukul 20.00 WIB. Pertandingan ini tidak akan berjalan mudah untuk Indonesia. Itu karena Curacao berada jauh di atas Indonesia dalam hal peringkat FIFA. Timnas sepak bola yang masuk dalam zona CONCACAF itu berada di posisi ke-84 per 25 Agustus 2022. 

Negara yang masuk dalam Kepulauan Karibia tersebut mengoleksi 1293,35 poin. Torehan itu membuat skuad asuhan Remko Bicentini itu masih lebih baik dari beberapa negara besar Asia, seperti Bahrain, Yordania, dan Suriah. Sementara skuad Garuda saat ini menempati posisi 155 di peringkat FIFA dengan 1019,19 poin. Artinya, ada jarak 71 peringkat antara Curacao dan Indonesia di ranking FIFA.

Baca Juga

Namun, Indonesia juga jangan sampai berkecil hati. Itu karena, Curacao sedang dalam kondisi yang kurang baik saat ini. Mereka hanya tiga kali menang dalam 10 pertandingan terakhir. Bahkan, Juni lalu, Curacao dibantai 4-0 oleh Kanada dalam ajang CONCACAF Nations League.

Pelatih Shin Tae-yong mengatakan, Indonesia akan turun dengan kekuatan penuh saat menjamu Curacao. Ia menyebut hanya Asnawi yang kondisinya tidak fit. Namun sisanya siap untuk diturunkan. Shin Tae-yong membawa 23 pemainnya, termasuk sejumlah pemain yang tampil di luar negeri. Pelatih asal Korea Selatan itu menyadari ada gap yang besar antara Indonesia dengan Curacao jika melihat peringkat FIFA. 

Namun, ia menyatakan, timnas Indonesia sudah semakin baik sejak mulai melakukan pemusatan latihan di Bandung pada 19 September lalu. Meskipun, dalam sesi latihan yang dimulai lima hari lalu, coach STY baru melakukan pemulihan dan perkenalan antar pemain. Mantan pelatih Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu ingin melihat sejauh mana peningkatan timnas Indonesia dengan melawan tim yang lebih baik, seperti Curacao.

''Saya ingin melihat apakah tim bisa melawan tim bagus ini dengan baik atau tidak, atau kita bisa melakukan permainan yang kita inginkan atau tidak. Ke depan jika melawan tim yang lebih baik, kita tahu apa yang harus diperbaiki,'' ucap Shin Tae-yong, dalam konferensi persnya, Jumat (23/9).

Bek tengah timnas Indonesia, Fachrudin Aryanto, menyatakan, persiapan tim sudah sangat bagus. Sekarang, kata dia, tinggal bagaimana seluruh skuad Garuda bisa memberikan yang terbaik di dalam lapangan. Walaupun dirinya tidak tahu seperti apa kekuatan Curacao, tapi ia percaya staf pelatih telah menyiapkan strategi dengan baik. ''Semoga kita bisa berikan yang terbaik. Kita harus bekerja sebagai tim, kita harus fokus pada apa yang dilatih,'' ujar Fachrudin.

Ketua umum PSSI Mochamad Iriawan, tidak peduli dengan jauhnya jarak peringkat antara timnas Indonesia dan Curacao. Menurut dia, para pemain akan mendapatkan pengalaman berharga melawan negara yang diperkuat sejumlah pemain yang tampil di klub-klub Eropa tersebut.

''Tetapi, jangan patah semangat. Apalagi dua kali pertandingan akan dimainkan di Indonesia (GBLA dan Pakansari). Pasti suporter juga akan mendukung,’’ kata Iriawan, dikutip dari laman resmi PSSI.

Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam dua pertandingan melawan Curacao. Pertama akan dilakukan besok. Lalu laga kedua akan digelar pada 27 September di Stadion Pakansari, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement