Kamis 13 Oct 2022 11:43 WIB

Conte Akui Kemenangan Tottenham Atas Eintracht Terasa Aneh

Antonio Conte menilai Spurs seharusnya lebih banyak mencetak gol.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Didi Purwadi
Pelatih kepala Tottenham Antonio Conte memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Grup D Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Eintracht Frankfurt di stadion Tottenham Hotspur di London, Rabu, 12 Oktober 2022.
Foto: AP/Kirsty Wigglesworth
Pelatih kepala Tottenham Antonio Conte memberi isyarat selama pertandingan sepak bola Grup D Liga Champions antara Tottenham Hotspur dan Eintracht Frankfurt di stadion Tottenham Hotspur di London, Rabu, 12 Oktober 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Tottenham Hotspur mendulang tiga angka usai mengalahkan tamunya Eintracht Frankfurt dengan skor 3-2 pada matchday keempat penyisihan Grup D Liga Champions 2022/2023. Pertandingan dilangsungkan di Tottenham Hotspur Stadium, London, pada Kamis (13/10) dini hari WIB.

Meski demikian pelatih the Lilywhites, Antonio Conte, justru merasa heran dengan kemenangan pasukannya. Ia menilai Spurs seharusnya lebih banyak mencetak gol.

"Ini adalah hasil akhir yang aneh, kami bisa saja mencetak gol lebih banyak," kata Conte menjelaskan purna laga dikutip laman resmi UEFA.

Tottenham yang datang dari hasil imbang melawan Eintracht pada pertemuan pertama, terlihat kesulitan ketika meladeni permainan wakil Bundesliga Jerman tersebut. Tuan rumah bahkan lebih dulu tertinggal gol oleh Eintracht melalui Daichi Kamada menit ke-14 sebelum mampu membalikkan keadaan lewat brace Heung-min Son dan penalti Harry Kane.

Kampiun Liga Europa musim lalu, Eintracht, terpaksa bermain dengan 10 orang. Meski begitu, mereka sempat menjaga peluang untuk menahan imbang Spurs usai membukukan gol kedua dari Faride Alidou menit ke-87. Tetapi, skor 3-2 tetap bertahan hingga peluit panjang.

"Kami harus belajar dari situasi ini. Tetapi, pada akhirnya kami berhasil memenangkan laga penting," sambung allenatore asal Italia.

Pahlawan kemenangan the Lilywhites, Heung-min Son, menegaskan timnya berjuang keras untuk bisa mendapatkan tiga angka saat bermain di hadapan pendukung sendiri.

"Ini adalah momen sulit dalam beberapa menit terakhir, Anda tidak pernah tau apa yang akan terjadi di Liga Champions. Tapi, semuanya tergantung pada kerja keras tim," kata pesepak bola asal Korea Selatan (Korsel) itu.

Berkat hasil ini Tottenham meroket ke posisi pertama klasemen Grup D dengan koleksi angka tujuh dari dua kemenangan, sekali imbang dan satu kekalahan. Posisi mereka ditempel oleh Olympique Marseille di kursi kedua dengan mengumpulkan nilai enam, serupa dengan capain angka milik wakil Portugal Sporting di peringkat ketiga.

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement