Senin 17 Oct 2022 13:42 WIB

Ini Menu Latihan Timnas di Impact Basketball Amerika Serikat

Pada pekan pertama ini kami fokus individu skill di hal-hal kecil dalam lapangan

Rep: Fitriyanto/ Red: Muhammad Akbar
Pebasket timnas Indonesia Marques Bolden melakukan shooting saat melawan Cina dalam babak playoffs Fiba Asia Cup 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2022). Pada pertandingan itu Indonesia kalah dengan skor 58-108.
Foto: Republika/Edwin Dwi Putranto
Pebasket timnas Indonesia Marques Bolden melakukan shooting saat melawan Cina dalam babak playoffs Fiba Asia Cup 2022 di Istora Senayan, Jakarta, Senin (18/7/2022). Pada pertandingan itu Indonesia kalah dengan skor 58-108.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Setelah berada sepekan di Impact Basketball Las Vegas Amerika Serikat. Timnas basket putra yang dipersiapkan menuju SEA Games Kamboja 2023, fokus melatih skill individu para pemain.

"Pada pekan pertama ini kami fokus individu skill di hal-hal kecil dalam lapangan."

"Mulai dari melewati musuh dengan gerakan efisien, pergerakan bola saat melakukan dribble, menusuk ke dalam basket karena kita punya postur kecil," jelas manajer Timnas Indonesia Jeremy Imanuel Santoso dalam rilis Perbasi.

Lanjut Jeremy, hal itu dikedepankan staff oleh Impact karena fisik dan postur para pemain masih di bawah rata-rata.

"Jadi apa yang diajarkan ini membuat kita bisa performa di tengah kekurangan postur. Hal ini kami tegaskan juga selama pemusatan latihan, agar nantinya selesai pemusatan latihan anak-anak bisa improve secara menyeluruh," ujar pria kelahiran 28 Desember 1994 ini.

Selama latihan di Las Vegas, para pemain melakukan dua kali sesi latihan lapangan. Satu sesi terdiri dari latihan tim dengan Coach Milos dan satu lagi individual skill dengan staff Impact Basketball.

"Kami dapat sebuah kehormatan di handle oleh founder Impact Basketball yakni Joe Abunassar yang punya klien individual skill dari pemain NBA mulai dari Kyrie Lowry, Demarcus Cousins hingga Jaylen Brown dan masih banyak lagi," ucap Presiden RANS PIK Basketball.

Jeremy menambahkan, Joe menyempatkan waktu melihat anak-anak Timnas dan akan lanjut lagi berlatih pada peka  depan karena dia masih menempel dengan klien NBA untuk akhir pekan ini.

Dia masih jalan ke beberapa kota. Para pemain kemudian di-handle coach Mike Moreau yang sudah menjadi pelatih di Impact dari tahun 2011.

"Perkembangan di pekan ini, kami kedatangan dua pemain keturunan yakni satu Aufar Rizal dia sedang sekolah post graduate di Impact umur 18 tahun, satu lagi Zane Adnan dia senior di SMA."

"Dia sudah tanda tangan komitmen di University of Albany untuk bermain di NCAA Divisi 1 tahun depan. Ini menjadi kali pertama mereka ekspose dengan sistem dari Timnas Indonesia," jelasnya.

Jeremy berharap, dalam pekan berikutnya, masih akan ada anak-anak yang punya darah keturunan Indonesia join di pemusatan latihan Timnas. TC Timnas di Las Vegas masih akan berlangsung sampai medio November mendatang.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement