Kamis 19 Jan 2023 16:45 WIB

Jonatan Christie Mengaku Masih Suka Lupa Kalau Lawan Pemain Kidal

Jonatan mengalahkan pemain kidal Cina Zhao Jun Peng, 21-19, 15-21, dan 21-15.

Rep: Fitriyanto/ Red: Endro Yuwanto
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie alias Jojo.
Foto: AP/Vincent Thian
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie alias Jojo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Jonatan Christie berhasil lolos ke babak perempat final India Open 2023. Bermain di KD Jadhav Indoor Hall New Dehli, Kamis (19/1/2023), Jonatan mengalahkan pemain kidal Cina Zhao Jun Peng, 21-19, 15-21, dan 21-15.

Peraih emas Asian Games 2018 ini mengaku masih suka lupa dalam membuang bola jika berhadapan dengan pemain kidal seperti Zhao Jun Peng. Di perempat final besok Jonatan akan bertemu wakil Taiwan Chou Tien Chen.

Baca Juga

Ini perempat final pertama Jonatan di tahun 2023 seperti diungkapkannya usai laga. "Bersyukur saya bisa memenangi pertandingan. Ini untuk kali pertama di tahun 2023 saya bisa lolos ke perempat final," ujar Jonatan dalam keterangan tertulis yang diterima Republika.co.id.

Menurut Jonatan, di gim pertama ia bisa mengontrol permainan lawan. Sementara di gim kedua, terjadi perubahan. Giliran pebulu tangkis tunggal putra Indonesia itu yang dikontrol lawan. "Di gim kedua saya sempat blank. Tapi gim ketiga, saya bisa balik lagi. Auranya tak boleh kalah. Setiap dapat poin, saya putuskan untuk segera dan cepat memulai servis. Ini untuk berusaha mendapatkan poin berikutnya dan mengganggu momentum lawan untuk bangkit," jelasnya.

Jonatan merasa bisa bermain lebih baik di India dibanding di Malaysia pekan lalu. "Udara yang dingin dan relatif tidak ada angin di lapangan. Ini berbeda dengan di Malaysia lalu. Terima kasih suporter India dan penonton Indonesia yang terus mendukung saya. Saya tidak tak menyangka akan didukung seperti itu. Maklum saya kira saya tidak dikenal di India." jelasnya.

Menjelang menghadapi Chou Tien Chen asal Cina Taipei di perempat final, dengan karakter shuttlecock yang berat, Jonatan mengaku harus siap capek. "Lawan juga tidak gampang dimatikan. Dia memiliki tenaga yang kuat. Mudah-mudahan dengan usia saya yang lebih muda dan power lebih besar, saya bisa mengatasi lawan."

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement