Sabtu 28 Jan 2023 17:26 WIB

Jojo Lolos ke Final, Indonesia Pastikan Satu Gelar Juara di Tunggal Putra

Jojo dan Chico akan saling mengalahkan di partai puncak Indonesia Masters 2023.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai berhasil menang melawan tunggal putra Cina Shi Yu Qi pada babak semifinal turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/1/2023). Jojo berhasil melaju ke babak final usai mengalahkan tunggal putra Cina dengan skor 21-13, 15-21, dan 21-19.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Tunggal putra Indonesia Jonatan Christie melakukan selebrasi usai berhasil menang melawan tunggal putra Cina Shi Yu Qi pada babak semifinal turnamen Daihatsu Indonesia Masters 2023 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (28/1/2023). Jojo berhasil melaju ke babak final usai mengalahkan tunggal putra Cina dengan skor 21-13, 15-21, dan 21-19.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, mengungkapkan dukungan fan di Istora Senayan Jakarta saat melawan tunggal putra Cina Shi Yu Qi di babak semifinal Indonesia Masters 2023 sangat memengaruhi permainannya. Jojo, sapaan akrabnya, mampu keluar sebagai pemanang lewat pertandingan tiga gim yang ketat 21-13, 15-21, dan 21-19, Sabtu (28/1/2023).

Jojo lolos ke partai final pertamanya di Istora sejak final di Asian Games 2018. Lolosnya Chico Aura Dwi Wardoyo ke final memastikan Indonesia meraih satu gelar. Jojo dan Chico akan saling mengalahkan di partai puncak.

Baca Juga

"Dari dulu nonton sejak zaman Taufik Hidayat tak pernah berubah, luar biasa," ujar Jojo tentang pengaruh penonton.

Jojo menegaskan, dukungan suporter sangat berarti. Lolos ke partai final membuat Jojo sangat emosional mengeluarkan ekspresi di lapangan.

Kemenangan ini juga terasa istimewa bagi Jojo karena berhasil membalas kekalahan dari Shi di Olimpiade Jepang. Ia mengeklaim di turnamen kali ini lebih siap daripada saat Olimpiade.

Saat di Olimpiade, Jojo menjelaskan, sempat stres ketika terkena Covid-19 dan itu cukup mengganggu. Jojo tak ingin itu sebagai alasan. Ia mengakui waktu itu pikirannya belum tenang dan berharap terlalu besar sehingga kurang memperhatikan hal-hal kecil. "Itu saya ubah hari ini mengubah pola pikir." kata Jojo.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement