Rabu 08 Feb 2023 09:08 WIB

Manchester City Terancam Dihukum Seperti Juventus, Mantan Kapten Balik Serang Pelapor

City akan segera menjalani sidang.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Mantan kapten Manchester City Vincent Kompany.
Foto: AP/Dave Thompson
Mantan kapten Manchester City Vincent Kompany.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan kapten Manchester City, Vincent Kompany mempertanyakan motif pelapor terhadap the Citizens setelah klub dijerat dengan 115 dakwaan terkait aturan keuangan di Liga Primer Inggris.

"Saya sangat skeptis ketika orang-orang mulai menuding," kata Vincent Kompany menegaskan dilansir RTE, Rabu (8/2/2023).

Baca Juga

Manchester City dituduh telah melakukan berbagai pelanggaran dalam aturan Liga Primer Inggris.

Alhasil, klub milik Sheikh Mansour dihujani berbagai tuduhan terkait periode antara 2009 hingga 2018, dengan potensi berbagai hukuman berat.

Kompany yang memenangkan empat gelar Liga Primer bareng City tidak mau berkomentar langsung mengenai dakwaan yang diajukan ke mantan klubnya. Ia mengaku tidak punya waktu untuk membicarakannya.

"Saya pikir Anda semua akan memiliki sedikit senyum di wajah Anda untuk mengetahui tentang industri sepak bola," sambung pria asal Belgia.

Pria yang saat ini berusia 36 tahun mengatakan belum mendengarkan atau membaca tentang kasus yang membelit the Eastland secara spesifik karena dirinya tengah fokus membela Burnley, klub Divisi Championship yang sedang ia tangani.

Pasalnya saat ini the Clarets sedang mengusung misi untuk menembus kompetisi Liga Primer Inggris setelah nangkring di posisi puncak klasemen Championship dengan koleksi nilai 65 dari 19 kemenangan, delapan imbang dan dua kekalahan.

"Jadwal padat benar-benar membuat saya tidak mempunyai waktu untuk melihatnya atau merasa terhubung secara emosional dengan apa yang terjadi."

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement