Ahad 05 Mar 2023 15:41 WIB

Empat Tim Sapu Bersih, Juara Bertahan IBL Tumbang di Seri 4 Solo

Satria Muda bertekad kembali sapu bersih di Seri 5 Semarang.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Point guard Satria Muda Pertamina Widyanta Putra Teja membawa bola dijaga para pemain Evos Thunder Bogor di Seri 4 IBL yang berlangsung di Solo.
Foto: IBL/Hari Purwanto
Point guard Satria Muda Pertamina Widyanta Putra Teja membawa bola dijaga para pemain Evos Thunder Bogor di Seri 4 IBL yang berlangsung di Solo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Seri 4 Kompetisi IBL 2023 yang digelar sejak 25 Februari di Sritex Arena, Solo berakhir pada Sabtu (4/3/2023) kemarin. Ada empat tim yang tampil sempurna dengan meraih kemenangan dalam semua laga. Di lain sisi, juara bertahan Satria Muda Pertamina Jakarta akhirnya merasakan kekalahan pertamanya musim ini.

Empat tim yang mampu sapu bersih adalah tuan rumah West Bandits Solo (4-0), Pelita Jaya Bakrie Jakarta (4-0), Prawira Harum Bandung (4-0) dan Dewa United Banten (3-0). Tim terakhir inilah yang memberikan kekalahan pertama bagi sang juara bertahan dengan skor 88-74.

Baca Juga

Hingga empat seri IBL 2023 yang telah rampung, setiap tim tidak sama dalam memainkan jumlah laga. Ada yang sudah menjalani 16 laga, tapi ada yang baru 12 pertandingan. Dengan sistem kompetisi penuh dan tidak ada pembagian divisi, setiap tim total akan bermain 30 kali. Dari 16 tim (kecuali Indonesia Patriots, hanya bermain di babak reguler saja) nantinya ada delapan tim yang lolos babak playoff.

Melihat Kompetisi yang sudah separuh jalan, tim-tim besar langganan empat besar nampaknya akan kembali melangkah ke babak playoff. Sejauh ini berdasarkan tabel klasemen sementara yang diambil dari laman IBL Indonesia. Pelita Jaya (13-2) memimpin dengan nilai 28. Diikuti Dewa United (12-3), Satria Muda (13-1), Bima Perkasa Jogja (11-4) dan Prawira Bandung (12-2).

Walau sementara Prawira ada di posisi lima dibawah Bima Perkasa Jogja, tim asuhan David Singleton ini berpotensi menyodok ke tiga besar di babak reguler yang terdiri dari delapan seri ini. Jika tidak ada kejutan nampaknya posisi empat besar babak reguler nantinya akan menjadi milik Pelita Jaya, Satria Muda, Prawira, dan Dewa United.

Mengomentari hasil sapu bersih Prawira Bandung, David Singleton menyatakan, "Kami telah melakukan segala yang harus dilakukan selama berada di Solo. Empat kemenangan adalah target dan kami bisa meraihnya. Saya pun bangga terhadap penampilan dan usaha yang dilakukan oleh tim karena dengan itu kami bisa terus berkembang di setiap pertandingan, tentunya dengan banyaknya pemain yang berkontribusi terhadap tim sejauh ini."

"Masih ada beberapa hal yang mesti kami perbaiki dan kami tentu akan melakukannya. Terima kasih kepada semua orang yang telah mendukung kami dan kini saatnya, kembali untuk memulihkan kondisi agar siap menghadapi seri-seri berikutnya," imbuh David Singleton dalam keterangan tertulis yang diteria Republika.co.id.

Sementara itu pelatih kepala Satria Muda Youbel Sondakh menyatakan siap kembali menyapu kemenangan pada Seri 5 IBL yang akan digelar 11-18 Maret 2023 di Knights Stadium, Semarang. Empat tim yang akan dihadapi Satria Muda adalah Bumi Borneo Pontianak, West Bandits Solo, Mountain Gold Timika, dan RANS PIK.

"Kami mungkin bermain dengan full pemain lokal. Karena Elijah Foster masih dalam terapi dan pemulihan cedera. Walau begitu kami ingin ambil semua kemenangan. Musim ini karena babak playoff hingga final home and away kita ingin peringkat satu di babak reguler, tidak seperti dua musim sebelumnya di mana kami di peringkat dua reguler," jelas Youbel kepada Republika.co.id.

Jika empat besar sepertinya akan jadi milik Pelita Jaya (13-2), Satria Muda (13-1), Prawira (12-2) dan Dewa United (12-3). Empat tempat babak playoff akan diperebutkan oleh setidaknya enam tim, yakni Bima Perkasa (11-4), Bumi Borneo (10-6), RANS PIK (9-5), West Bandits (7-8), RJ Amartha Hangtuah (6-10), dan Bali United (6-10). 

Lima tim lainnya Evos Thunder Bogor (4-11), Mountain Gold Timika (4-11), Tangerang Hawks (3-11), Elang Pacific Caesar Surabaya (2-13) dan Satya Wacana Salatiga (1-14), jika tidak ada perubahan yang signifikan pada empat seri berikutnya nampaknya akan kesulitan bersaing menembus babak playoff IBL 2023. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement