Selasa 25 Apr 2023 14:55 WIB

Redam Sang Ninja Asal Jepang, Wan-Bissaka Dapat Pujian dari Rio Ferdinand

Wan-Bissaka mampu meredam agresivitas sayap kiri Brighton.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Para pemain Manchester United berjejer menghadapi babak adu penalti melawan Brighton Hove & Albion pada semifinal Piala FA 2022/2023 di Wembley, Senin (24/4/2023).
Foto: EPA-EFE/ISABEL INFANTES
Para pemain Manchester United berjejer menghadapi babak adu penalti melawan Brighton Hove & Albion pada semifinal Piala FA 2022/2023 di Wembley, Senin (24/4/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Penampilan bek kanan Manchester United Aaron Wan-Bissaka saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada semifinal Piala FA, mendapat sorotan. Wan-Bissaka mampu meredam agresivitas sayap kiri Brighton, Kaoru Mitoma.

MU lolos ke final. Sepanjang 120 menit, laga di Stadion Wembley, London, yang berakhir pada Senin (24/4/2023) dini hari WIB, berkesudahan imbang 0-0. Otomatis pemenang ditentukan lewat adu penalti.

Baca Juga

Pada tahap itu United berjaya. The Red Devils menang tipis 7-6 atas the Seagulls. Nyaris semua penggawa the Red Devils disiplin mengawal areanya.

Tak terkecuali Wan-Bissaka. Mantan palang pintu Man United, Rio Ferdinand bereaksi terkait hal itu. Ferdinand puas melihat performa yuniornya tersebut.

"Hari ini dia membuktikan, dia bisa menangani pemain kelas atas yang sedang dalam performa bagus," kata sosok yang menjalani aktivitas sebagai pundit sepak bola itu, dikutip dari metro.co.uk, Selasa (25/4/2023).

Tak berlebihan apa yang diutarakan Ferdinand. Wan-Bissaka piawai dalam duel satu lawan satu. Eks Crystal Palace itu tak membiarkan Mitoma melakukan penetrasi ke pertahanan MU.

Sejatinya Mitoma sedang bagus-bagusnya. Winger lincah asal Jepang ini sering memberikan masalah bagi para bek sayap lawan. Sejauh musim 2022/23 berjalan, ia mencetak 10 gol dan menyumbang tujuh assists dari 31 pertandingan.

Namun kali ini, ia tak banyak berkreasi. Ia dikawal ketat. Kendati mendominasi, Brighton gagal mencetak gol ke gawang David de Gea.

Lawan berkelas menanti MU di final. Ada Manchester City di sana. Sebuah derby kota Manchester.

Terakhir kali mereka bertemu pada Januari lalu. Tepatnya dalam lanjutan Liga Primer Inggris. Saat itu, United unggul 2-1 atas City di Old Trafford.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement