Rabu 24 May 2023 00:23 WIB

Cerita Kapten Timnas Indonesia Kuatkan Mental Tim Saat Final SEA Games 2023

Sebagai kapten, Ridho diberi tanggung jawab untuk mengayomi seluruh pemain.

Penggawa Timnas Indonesia U-22 yakni Rizky Ridho, Bagas Kaffa, dan Muhammad Ferrari berpose di dalam pesawat untuk menuju Tanah Air, sesuai meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja.
Foto: Twitter/PSSI
Penggawa Timnas Indonesia U-22 yakni Rizky Ridho, Bagas Kaffa, dan Muhammad Ferrari berpose di dalam pesawat untuk menuju Tanah Air, sesuai meraih medali emas SEA Games 2023 Kamboja.

REPUBLIKA.CO.ID, SURABAYA -- Kapten timnas Indonesia U-22 Rizky Ridho Ramadani menceritakan bagaimana ia harus menguatkan mental para skuad Garuda Muda saat melawan Thailand di final sepak bola SEA Games XXXII 2023. Indonesia akhirnya menang dengan skor 5-2 atas Thailand.

"Saat menit-menit akhir saya sempat down, terus Marsel (Marselino Ferdinan) sempat menangis, dia bilang sudah capek harus bagaimana. Kalau saya boleh jujur saya juga capek dan down karena tinggal beberapa detik saja," ujar Ridho kepada wartawan di Surabaya, Selasa (23/5/2023).

Baca Juga

Namun, sebagai kapten yang diberi tanggung jawab untuk mengayomi seluruh pemain, Ridho harus menenangkan tim meskipun dalam keadaan sulit. "Karena saya diberi tanggung jawab sebagai kapten, maka saya mencoba menenangkan mereka dan saya bilang ayo paksa tinggal dikit lagi, kita lebih baik kok dari mereka," ucapnya.

Sedangkan terkait insiden di luar lapangan, lanjut Ridho, sepenuhnya tidak bisa dia kontrol karena ia harus mengawal pemain di dalam lapangan. "Tapi saya berusaha untuk melerai saat terjadi pertengkaran saat itu. Sudahlah tidak usah (bertengkar) kan kita sudah unggul 3-2, ayo fokus biar bisa menang, saya niatnya memisah tapi malah saya kena pukul," katanya.

Bahkan, pemain yang memiliki tinggi 183 centimeter tersebut tidak sadar kalau terkena pukulan. "Baru setelah ada video yang viral itu saya baru tahu, ya sudah tidak apa-apa," kata dia.

Menurut pemain yang saat ini berseragam Persija Jakarta tersebut, kejadian itu merupakan pengalaman pertamanya sejak bermain dalam skuad timnas Indonesia.

Namun, Ridho mengaku lebih grogi saat bertanding melawan Vietnam dalam laga semifinal sepak bola SEA Games 2023 Kamboja. "Jujur saya lebih nervous saat melawan Vietnam, tidak menyangka bisa menang, saat tambahan waktu tujuh menit saja dalam hati saya bilang, duh kok lama banget ini dan saat itu kami kalah orang. Kami kehilangan satu pemain karena terkena kartu merah, ya itu jalan Tuhan dengan memberi kami kemenangan," ujarnya.

Timnas Indonesia U-22 mengakhiri penantian medali emas selama 32 tahun dari cabang olahraga sepak bola berkat kemenangan 5-2 atas Thailand pada pertandingan final yang dimainkan di Stadion Nasional, Phnom Penh, 16 Mei 2023.

Garuda Muda tidak memperoleh kemenangan itu dengan mudah. Setelah unggul 2-0 pada babak pertama, Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 menjelang waktu normal usai. Namun, Indonesia kemudian mampu mengamankan medali emas berkat tambahan tiga gol pada masa tambahan waktu.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement