Jumat 02 Jun 2023 06:29 WIB

Atlet Sepeda Dzaki Wardana Termotivasi Torehkan Prestasi di Trans AM Bike Race AS

Trans AM Bike Race ini adalah ajang bergengsi dan sangat ditunggu para pesepeda.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Balap sepeda jarak jauh/ilustrasi.
Foto: Arab News
Balap sepeda jarak jauh/ilustrasi.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Atlet nasional olahraga sepeda Dzaki Wardana akan mengikuti salah satu lomba bersepeda jarak jauh paling bergengsi yaitu Trans AM Bike Race, di Amerika Serikat (AS), 4 Juni 2023. Ini menunjukkan kiprah atlet sepeda Indonesia kian besar dalam mengikuti berbagai ajang balap sepeda di dunia.

Dzaki yang mendapatkan dukungan penuh dari produk kesehatan berbasis herbal, Antangin, ini adalah satu-satunya pesepeda Indonesia yang akan mengikuti Trans AM Bike Race. Ajang ini merupakan lomba bersepeda jarak jauh (ultra distance cycling race) yang sangat bergengsi di AS. Setiap peserta diwajibkan menempuh rute sepanjang 4.200 mil atau sekitar 6.800 kilometer selama maksimal 30 hari, melintasi jalur sepeda TransAmerica dan melewati 10 negara bagian, yang dikembangkan oleh Adventure Cycling Association.

Baca Juga

CEO PT Deltomed Laboratories, Muljo Rahardjo, mengatakan keterlibatan Antangin merupakan komitmen demi mendukung kemajuan dunia olahraga di Indonesia, khususnya di sektor balap sepeda. Ia mengungkapkan perusahannya telah lama aktif mendukung berbagai kegiatan olahraga, khususnya bersepeda.

“Kita tahu bahwa bersepeda sebagai olahraga outdoor membutuhkan fisik dan daya tahan tubuh yang baik. Khusus untuk perlombaan Trans AM Bike Race di Amerika Serikat ini, Antangin mendukung Dzaki Wardana, atlet Indonesia, yang akan berkompetisi di sana. Antangin terpanggil untuk men-support atlet nasional agar kesehatannya tetap terjaga dan mampu memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” ujar Muljo Rahardjo dalam keterangan persnya, Jumat (2/6/2023).

Muljo menjelaskan, kejuaraan Trans AM Bike Race ini adalah ajang bergengsi dan sangat ditunggu para pesepeda. Kejuaraan ini tingkat kesulitannya sangat tinggi karena selain menempuh 6.800 kilometer dengan beragam medan dan cuaca, para peserta juga tidak boleh dibantu siapapun. Ia berharap keberadaan Dzaki di kejuaraan tersebut dapat menjadi ajang promosi bagi Indonesia dan produk asli negara ini.

“Harapan kami Dzaki bisa finish dengan selamat, sehat, dan bisa memberikan hasil yang terbaik. Karena keikutsertaannya di ajang ini, secara tidak langsung juga akan membawa dan mempromosikan Indonesia di tingkat dunia,” kata Muljo.

Dzaki Wardana termotivasi untuk menorehkan prestasi di ajang Trans AM Bike Race. Pria asal Tangerang ini mengatakan produk Antangin yang ia konsumsi selama ini turut membantu pemulihan tubuhnya lebih cepat sehingga ia mampu menjaga performa agar tampil maksimal dalam perlombaan.

Lantaran baru kali pertama mengikuti ajang bersepeda di Benua Amerika, Dzaki mempersiapkan diri secara serius dan matang. Ia secara rutin melakukan latihan fisik dengan konsisten bersepeda setiap harinya. Porsi latihan terus ia tingkatkan mulai dari strength and conditioning training hingga melakukan long ride. Faktor alam dan cuaca turut diperhatikannya dengan melakukan aklimatisasi dengan tinggal di ketinggian high altitude selama sepekan. Semuanya ia lakukan demi meraih target waktu terbaik dalam lomba nanti.

Menurut juara Bentang Jawa dua tahun berturut-turut ini, salah satu tantangan tersulit dalam menaklukkan Trans AM Bike Race adalah setiap peserta harus berlomba secara swadaya dan tanpa didampingi oleh siapapun. Selain itu jarak tempuh yang sangat jauh dan perbedaan iklim juga menjadi tantangan tersendiri bagi para peserta. Seluruh kebutuhan selama rute harus disiapkan sendiri sepanjang perjalanan. Dengan demikian, para peserta harus punya strategi yang baik dalam mengatur logistik serta alokasi waktu yang akan digunakan untuk bersepeda dan beristirahat.

“Ini adalah kali pertama saya ke Amerika, tentu perlu banyak penyesuaian untuk race nanti. Mulai dari penyesuaian dan kecocokan dengan makanan yang tersedia, cuaca yang tentunya cukup berbeda dengan Indonesia, hingga bentang alam yang akan dilalui nanti. Saya akan bermain aman dengan target finish sebelum batas COT (cut of time) yaitu 30 hari,” kata Dzaki menjelaskan.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement