Senin 05 Jun 2023 20:29 WIB

Mantan Kapten MU: Saya Sudah Lelah dengan Kelalaian De Gea

De Gea dianggap bukan sosok yang tepat lagi untuk MU.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Kiper Manchester United David de Gea. Roy Keane sudah kehabisan kesabaran dengan penampilan De Gea.
Foto: AP Photo/Jon Super
Kiper Manchester United David de Gea. Roy Keane sudah kehabisan kesabaran dengan penampilan De Gea.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Mantan kapten sekaligus gelandang Manchester United Roy Keane menilai, manajemen Setan Merah harus mendatangkan penjaga gawang anyar para bursa transfer musim panas tahun ini. David De Gea, ujar Keane, sudah tidak bisa lagi diandalkan untuk menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang United.

Salah satu legenda United itu kemudian merujuk pada sejumlah kesalahan yang dilakukan kiper asal Spanyol itu di partai final Piala FA akhir pekan lalu. Kegagalan mengalahkan Manchester City dan memboyong titel Piala FA tidak terlepas dari kesalahan De Gea.

Baca Juga

Dalam laga tersebut, United tertinggal lebih dulu saat Ilkay Gundogan melepaskan sepakan first time dari luar kotak penalti pada detik ke-13. Gol itu sekaligus tercatat sebagai gol tercepat di sepanjang sejarah gelaran partai final Piala FA. United mampu membalas via gol penalti Bruno Fernandes pada menit ke-33.

Namun, City kembali unggul pada menit ke-51. Gundogan mencetak gol keduanya di laga itu setelah memanfaatkan sodoran bola dari Kevin de Bruyne. Gundogan melepaskan sepakan dari luar kotak penalti. De Gea seharusnya bisa menangkap bola hasil sepakan Gundogan tersebut. 

Pasalnya, laju bola terbilang tidak terlalu deras. Gol kedua Gundogan di laga itu akhirnya sudah cukup membawa The Citizens menutup laga dengan kemenangan, 2-1. United pun gagal mengawinkan gelar juara Piala Liga Inggris dan trofi Piala FA pada musim ini.

Selain membutuhkan kehadiran striker papan atas, United juga dinilai membutuhkan kehadiran penjaga gawang anyar. Keane bahkan melontarkan kritik pedas kepada De Gea. Penjaga gawang berusia 32 tahun itu dinilai sudah mulai mengalami penurunan performa.

''Mereka membutuhkan penjaga gawang anyar dan penyerang kelas dunia. Saya sudah lelah menyampaikan hal ini. De Gea sudah tidak cukup bagus. Dia tidak akan bisa membawa klub ini bersaing di level tertinggi dan kembali langganan meraih trofi,'' ujar Keane seperti dilansir Manchester Evening News, Senin (5/6/2023).

Terlepas dari kritik Keane tersebut, De Gea terbukti masih mampu menunjukkan kemampuannya. Eks penjaga gawang Atletico Madrid itu terpilih menjadi penjaga gawang terbaik di pentas Liga Primer Inggris musim ini dengan keberhasilan mencatatkan clean sheet di 17 pertandingan.

Saat ini, kontrak De Gea bersama United diketahui bakal habis pada akhir musim ini atau pada 30 Juni 2023 mendatang. Pelatih United, Erik ten Hag, pun sempat mengungkapkan keinginan untuk tetap melihat De Gea berada di skuad United pada musim depan.

Kendati begitu, pelatih asal Belanda itu enggan menjamin posisi De Gea sebagai penjaga gawang utama United pada musim depan. Eks pelatih Ajax Amsterdam itu tetap mengisyaratkan kebutuhan penjaga gawang anyar guna memberikan kompetisi kepada De Gea dalam perebutan posisi penjaga gawang utama United.

''Saya tidak mau menjamin, dia akan menjadi pilihan nomor satu. Harus ada kompetisi di setiap posisi bermain di klub sebesar Manchester United. Anda tidak bisa melakukannya hanya dengan 11 pemain. Tidak mungkin. Anda membutuhkan setidaknya dua pemain di satu posisi,'' kata Ten Hag.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement