Kamis 15 Jun 2023 07:30 WIB

Gelandang Prancis Ini Berharap Mbappe Bergabung dengannya di Real Madrid

Mbappe sebenarnya masih bisa memutuskan segalanya dalam 1,5 bulan ke depan.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Kylian Mbappe (kiri).
Foto: EPA-EFE/CHRISTOPHE PETIT TESSON
Kylian Mbappe (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Gelandang Real Madrid, Eduardo Camavinga meramaikan isu masa depan Kylian Mbappe. Ia berharap kompatriotnya asal Prancis itu, merapat ke El Real.

Kebetulan, Mbappe menolak memperpanjang kontrak di Paris Saint Germain setelah Juni 2024. Itu membuat nasib sang penyerang kembali diperbincangkan.

Baca Juga

Petualangan andalan tim nasional Prancis di Parc des Princes tersisa setahun lagi. Setelahnya, ia memiliki opsi untuk melanjutkan kerja sama, selama 12 bulan. Namun Mbappe enggan mengambil opsi tersebut.

Jelas, ini menjadi kabar kurang sedap untuk kubu PSG. Klub ibu kota Prancis harus melego yang bersangkutan sekarang, jika ingin mendapatkan dana segar. Pasalnya, jika menunggu hingga jatuh tempo, eks AS Monaco itu bakal berstatus agen bebas.

Segala sesuatu masih bisa berubah. Batas waktu Mbappe memutuskan, sekitar 31 Juli 2023. Sekitar lebih dari sebulan lagi.

Pertanyaannya, siapa yang berpotensi menampung pesepakbola 24 tahun itu? Real Madrid di urutan terdepan. Sejak beberapa bulan lalu, Madrid dikaitkan dengan pemenang Piala Dunia 2018 ini.

"Saya tidak punya banyak hal untuk dikatakan. Saya akan sangat senang jika dia datang ke Real Madrid," kata Camavinga, dikutip dari Metro, Rabu (14/6/2023).

Madrid patut waspada. Kini sejumlah klub siaga satu. Beberapa elite Inggris terlibat dalaam perburuan Mbappe.

Salah satunya, Manchester United. The Red Devils bakal mendapatkan dana segar dengan kehadiran pemilik baru. Harga jual sang bintang berada di kisaran 170 juta pounds (Rp 3,2 triliun).

Sudah enam musim Mbappe berkostum PSG. Sejauh itu, ia tampil dalam 260 laga di berbagai ajang. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement