Senin 26 Jun 2023 12:24 WIB

Jadwal Piala Dunia U-17 Bentrok dengan Konser Coldplay, JIS Jadi Alternatif

Menurut Jokowi dan Erick Thohir, JIS bisa menjadi venue Piala Dunia U-17 2023.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi, Dessy Suciati Saputri, M Noor Alfian Choir/ Red: Andri Saubani
Bus Metrotrans melintas di kawasan Halte Jakartas International Stadium (JIS), Jakarta. JIS menjadi alternatif salah satu venue Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November-2 Desember 2023.
Foto: ANTARA/Aprillio Akbar
Bus Metrotrans melintas di kawasan Halte Jakartas International Stadium (JIS), Jakarta. JIS menjadi alternatif salah satu venue Piala Dunia U-17 yang akan digelar pada 10 November-2 Desember 2023.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- FIFA telah resmi menunjuk Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-17 pada 2023 menggantikan Peru yang mengundurkan diri. Turnamen level dunia yang akan diikuti 24 negara peserta itu dijadwalkan digelar pada 10 November hingga 2 Desember 2023.

Merujuk pada jadwal itu, PSSI sepertinya tidak akan bisa menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) sebagai salah satu venue. Pasalnya, diketahui pada 15 November 2023 GBK sudah lebih dulu terjadwal digunakan untuk acara konser band rock asal Inggris, Coldplay.

Baca Juga

Saat memberikan keterangan pers pada Sabtu (24/6/2023), Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengaku enggan mengomentari masalah bentroknya jadwal Piala Dunia U-17 dan konser Coldplay. Namun, dia berjanji akan mencari solusi.

"Hari ini presscon untuk sepak bola, bukan Coldplay. Jadi, saya tidak bisa menyatakan apakah Coldplay itu mundur atau tetap, pasti itu yang harus kita carikan solusi," kata Erick dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta, Sabtu (24/6/2023).

Menurut Erick, kedua event tersebut sama pentingnya. Dalam konteks pariwisata, Coldplay adalah band besar yang tidak bisa dianggap remeh. Terbukti, tiket konsernya sudah ludes terjual, pun hotel atau tempat-tempat penginapan di sekitaran GBK kabarnya sudah banyak tersewa oleh fan band tersebut.

"Jadi, dua-duanya event bagus untuk Indonesia. Jangan kita central ego bahwa ini yang benar, yang lain harus ngalah," kata dia.

Namun, Erick juga berharap SUGBK sebagai lapangan utama timnas Indonesia harus selalu siap jika skuad Garuda membutuhkan. Hal itu jelas sesuai dengan peruntukannya sebagai lapangan sepak bola.

"Saya harap memang, ketika ada FIFA matchday, saya berharap lapangan utama timnas harus siap. Karena itu kalender resmi. Ini yang saya mohon, harus sama-sama. Makanya saya mohon FIFA matchday itu harus jadi kalender utama," kata dia.

"Alamdulillah Indonesia juga punya lapangan besar sekarang, ada GBT, ada JIS, nanti kita lihat sesuai tidak. Kalau ada kekurangan, nanti kita samakan standarnya. Kalau ada opsi, lebih bagus," ujarnya menambahkan .

 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement