Rabu 28 Jun 2023 20:55 WIB

Coba di Playoff Musim Ini, Format Home-Away Bakal Digunakan IBL Sejak Regular Season

Home-away bertujuan untuk memberikan pemasukan lebih untuk klub IBL.

Direktur IBL Junas Miradiarsyah
Foto: Republika/Hartifiany Praisra
Direktur IBL Junas Miradiarsyah

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Direktur Utama IBL Junas Miradiarsyah mengatakan kompetisi IBL akan menggunakan format laga kandang dan tandang untuk seluruh pertandingan seperti halnya kompetisi bola basket di Amerika Serikat atau NBA. Junas berharap, dalam satu atau dua tahun ke depan format home-away ini bisa diterapkan dalam satu dua tahun ke depan.

"Itu arahnya, jadi kita memproyeksikan tahun depan seluruh formatnya home-away mudah-mudahan. Secepatnya setahun dua tahun ke depan format home-away untuk seluruhnya mulai dari reguler," kata Junas via Zoom meeting dengan pewarta di Jakarta, Rabu (28/6/2023).

Baca Juga

Untuk format home-away di playoff IBL musim ini, kedelapan tim yang lolos babak gugur akan menggelar pertandingannya secara mandiri di arena basket yang telah ditentukan. Setiap klub sudah memilih arena basket untuk laga kandang.

Jika pada musim reguler IBL menjadi penyelenggara seluruh pertandingan, maka di babak playoff tanggung jawab tersebut dibebankan pada klub yang berstatus tuan rumah. Tim berperingkat lebih rendah akan menjadi tuan rumah pada gim pertama, sementara tim yang berperingkat lebih tinggi menjadi tuan rumah gim kedua. Jika skor imbang 1-1, gim ketiga kembali digelar di kandang tim yang lebih tinggi peringkatnya di regular season. 

"IBL hanya menangani broadcast, penugasan wasit, dan saluran penjualan tiket. Selebihnya urusan klub tuan rumah," kata dia.

Junas mengatakan konsep home-away pada IBL ditujukan agar setiap klub basket memperoleh pendapatan tambahan dari penjualan tiket di setiap laga kandang. Pendapatan dari penjualan tiket pertandingan tersebut sepenuhnya untuk klub.

"Apakah biayanya berat? Sudah pasti lebih berat dari seri, tapi investasi supaya pendapatan lebih tinggi lagi. Oleh karena itu, kata kunci fan itu penting, kata kunci komersial itu penting," kata Junas menegaskan.

Dia mengatakan bahwa pihak IBL sengaja memulai laga kandang dan tandang di babak playoff musim 2023 sebagai percobaan. Ini agar klub mulai belajar, supaya kalau ada kendala-kendala bisa diperbaiki ke depannya. 

Junas menampik konsep home-away hanya ikut-ikutan. Pihak IBL, kata dia, sudah merencanakan ini sejak tiga tahun lalu. Untuk penyelenggaraan tahun ini juga sudah disosialisasikan sejak November 2022.

Babak playoff IBL 2023 akan dilaksanakan pada 30 Juni hingga 9 Juli, kemudian dilanjutkan babak semifinal. Kedelapan tim yang lolos babak playoff IBL 2023 adalah Prawira Harum Bandung, Satria Muda Pertamina Jakarta, Pelita Jaya Bakrie Jakarta, Dewa United Banten, Bima Perkasa Jogja, RANS PIK Basketball, Bali United Basketball, dan Bumi Borneo Basketball Pontianak.

Peringkat pertama regular season Prawira Harum Bandung akan memakai C-Tra Arena sebagai markas. Lawannya, Bumi Borneo Basketball Pontianak akan memakai Britama Arena sebagai home court

Satria Muda Pertamina Jakarta akan berhadapan dengan tim peringkat ketujuh, yakni Bali United Basketball Club. Kedua tim memang sudah memiliki home court masing-masing. Bali United akan bermain di GOR Merpati, Denpasar. Sementara Britama Arena menjadi kandang Satria Muda. 

Pelita Jaya Bakrie yang menempati posisi tiga menjadikan Britama Arena sebagai home court. Sementara lawannya Bima Perkasa Jogja akan menggunakan GOR Pancasila UGM. Alasannya karena GOR Amongrogo dan GOR UNY sedang dipakai untuk acara lain. 

Adapun Dewa United Banten di posisi empat dan RANS PIK Basketball di peringkat lima sepakat untuk menjadikan Sritex Arena, Solo, sebagai home court

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement