Rabu 12 Jul 2023 12:08 WIB

Gymnastics Open Diharapkan Jadi Sarana Persani Jaring Atlet Muda

Menpora terus mendorong pembinaan atlet senam muda.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Menpora Dito Ariotedjo.
Foto: Republika/Alfian
Menpora Dito Ariotedjo.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kejuaraan Indonesia Gymnastics Open kedua tahun 2023 telah digelar untuk melahirkan bibit-bibit baru atlet muda senam Indonesia. Sekretaris Jenderal PB Persani Sri Sundari berharap dari ajang ini muncul atlet senam lainnya, seperti Rifda Irfanaluthfi yang sukses meraih medali emas SEA Games 2021 dan kini diproyeksikan bisa tampil pada Olimpiade Paris 2024. 

Ajang tersebut digelar di Tangerang Convention Center (TCC), Kota Tangerang, pada Kamis (6/7/2023). Sebanyak 547 peserta dari 56 klub di seluruh Indonesia mengikuti ajang ini. Indonesia Open Gymnastics tahun ini merupakan kali kedua yang digelar Pengurus Besar Persatuan Senam Indonesia (PB Persani).

Baca Juga

Kompetisi ini terbagi dalam tiga kategori, yakni ritmik, artistik, dan aerobik. Adapun peserta yang terlibat dalam Indonesia Open Gymnastics 2023 berusia dari 5 hingga 12 tahun. Sri berhadap ke depan, selain pembinaan dan pembibitan seperti saat ini Persani juga bisa sering melaksanakan kegiatan training camp di luar negeri.

"Atau uji coba, agar kami mempunyai tim elite yang cukup banyak sehingga kami bisa ikut sebanyak-banyaknya atlet dan kalau bisa disiplin tidak hanya dari artistics, tapi juga dari rhythmic untuk bisa turun berprestasi di Olimpiade," kata Sri dalam keterangan yang diterima Republika.co.id, Rabu (12/7/2023).

Di samping itu, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengungkapkan pihaknya terus mendorong pembinaan atlet senam muda. Salah satu caranya adalah mengupayakan olahraga senam masuk ke tingkat sekolah.

"Perlu diketahui, Kemenpora mendorong Gymnastics wajib ada di seluruh tingkatan sekolah, saat ini sudah pada tahap finalisasi, semoga bisa dilakukan diakhir tahun ini," ujarnya.

Dito menilai gymnastics bisa menjadi salah satu pijakan pembentukan fisik dan karakter seluruh cabang olahraga. "Karena gymnastics sebagai salah satu mother of sport dalam rangka pembentukan fisik dan karakter generasi masa kini dan generasi muda kita ke depannya di semua cabang olahraga," katanya. 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement