Kamis 13 Jul 2023 20:01 WIB

Mungkinkah Marc Marquez dan Fabio Quartararo ke Aprilia? Ini Jawabannya

Kontrak Marc Marquez dan Fabio Quartararo sama-sama akan habis pada 2024.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Israr Itah
Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez (Kiri) dan pembalap Yamaha Fabio Quartararo.
Foto: Youtube
Pembalap tim Repsol Honda, Marc Marquez (Kiri) dan pembalap Yamaha Fabio Quartararo.

REPUBLIKA.CO.ID, VENESIA -- Marc Marquez dan Fabio Quartararo dikaitkan dengan tim Aprilia di MotoGP. Kontrak Marquez bersama Repsol Honda dan Quartararo dengan Yamaha akan usai pada akhir 2024. Karena itu, banyak tim lain yang sedang mengawasi masa depan mereka. Tak sedikit yang dikaitkan dengan nama dua pembalap tersebut, termasuk Aprilia.

Namun CEO Aprilia Massimo Rivola menggambarkan bisa merajut mimpi untuk mengontrak dua pembalap Marc Marquez dan Fabio Quartararo. Pasalnya, dua pembalap tersebut gagal memberikan penampilan terbaiknya dengan motornya saat ini.

Baca Juga

“Tentu saja Anda bisa mulai bermimpi ketika Anda menyadari bahwa pembalap seperti Marquez dan Fabio kesulitan dengan motor mereka,” Kata Rivola kepada Speedweek, dilansir dari Crash, Kamis (13/7/2023). 

"Namun pada saat yang sama kami harus tetap berpijak di tanah dan percaya pada apa yang kami lakukan. Jika Anda terus menjungkirbalikkan segalanya dan juga memberi para rider perasaan bahwa mereka bisa diganti dalam waktu singkat, maka itu tidak akan berhasil. Hal itu tidak akan membawa Anda ke mana-mana."

Rivola seolah memberikan isyarat bahwa langkah mendatangkan Marquez dan Quartararo tak masuk dalam agenda mereka. Aprilia, katanya akan memberikan kenyamanan kepada pembalapnya dengan cara berusaha pembalap tidak merasa bisa diganti sewaktu-waktu.

Duo veteran Aprilia, Maverick Vinales dan Aleix Espargaro kontraknya pun akan habis pada  2024 dan pabrikan Italia itu tidak mengharapkan perubahan mengejutkan pada susunan pembalap mereka untuk musim depan. Ketika ditanya apakah menyesal menggantungkan harapan kepada Vinales yang begitu lama, Rivola mengaku lebih menyukai stabilitas. Karena itu Rivola selalu memberikan kepercayaan kepada pembalapnya.

“Karena itu membawa kinerja. Ditambah saya percaya pada Maverick. Itu sebabnya saya mencoba untuk memastikan stabilitas," ujarnya.

Optimisme di awal musim sempat memudar di kubu Aprilia sampai Espargaro mengamankan podium di Assen. Namun menurut Rivola motor Aprilia tidak ada yang berubah. Ia menambahkan motor timya seharusnya melaju cepat di Assen, Termas de Rio Hondo dan Mugello namun tidak melakukannya. Namun ia percaya karakter sirkuit seperti Silverstone dan Phillip Island akan membantu mereka. Balapan MotoGP akan kembali ke Silverstone, Inggris pada 6 Agustus.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement