Rabu 20 Sep 2023 17:21 WIB

Sesumbar Onana, Siap Bawa Man United Berjaya di Markas Bayern Munchen

Onana yakin MU bisa bicara banyak di markas Munchen.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Kiper Manchester United Andre Onana.
Foto: AP Photo/Jon Super
Kiper Manchester United Andre Onana.

REPUBLIKA.CO.ID, MUNICH -- Kiper Manchester United, Andre Onana bereaksi jelang duel berkelas di depan mata. Ia dan rekan-rekannya akan menghadapi Bayern Munchen di partai perdana Grup A Liga Champions (UCL) musim 2023/24.

Sebuah bigmatch. Laga ini berlangsung berlangsung di markas FC Bayern. Tepatnya di Allianz Arena, Kamis (21/9/2023) dini hari WIB.

Baca Juga

"Besok kami akan memberikan segalanya, dan saya berharap kami akan menang," kata Onana dalam wawancara dengan MUTV, dikutip dari laman resmi MU, Rabu (20/9/2023).

Ia mengetahui tidak mudah mewujudkan target tersebut. Munchen bukan lawan sembarangan. Sebuah klub terbesar di Jerman.

Die Roten sangat kompetitif di Eropa. Tim tersebut selalu jadi salah satu unggulan teratas UCL setiap musimnya. The Bavarian telah mengoleksi enam trofi si kuping lebar.

"Mereka tim yang sangat bagus, tapi kami adalah Manchester United. Kami harus pergi ke mana pun, dan memainkan gaya kami," ujar Onana, menegaskan.

Ia sangat percaya diri. Ia berharap rekan-rekannya juga demikian. Tak boleh ada rasa takut melawan klub mana pun, sebelum bertanding.

"Kami harus bermimpi besar, dan ini bukan hanya sekadar bicara, ini saatnya mewujudkannya, menunjukkannya di lapangan," tutur Onana.

Ia merasa sangat mengenal Liga Champions. Panggung mempertemukan para jawara. Beberapa bulan lalu, ia bermain di final kompetisi ini.

Saat itu, Onana berkostum Inter Milan. Inter takluk 0-1 dari Manchester City di Istanbul. Sebuah kekalahan yang menyesakkan bagi sang kiper.

"Itu bisa menjadi motivasi saya, tapi bukan hanya saya sendiri. Saya tidak bisa melakukannya sendirian. Bersama-sama kami menjadi lebih kuat," ujar sosok yang juga pernah berkostum Ajax Amsterdam itu.

Menarik dinantikan bagaimana laga ini berlangsung. Adu taktik Erik ten Hag versus Thomas Tuchel menjadi bumbu penyedap bigmatch di Allianz Arena.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement