Jumat 29 Sep 2023 09:26 WIB

Kekesalan Mourinho Hadapi Periode Awal Musim Terburuk dalam Kariernya

Mourinho sampai enggan berbicara dengan media di ruang konferensi pers.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Para pemain Genoa merayakan gol ke gawang AS Roma dalam lanjutan Serie A Liga Italia.
Foto: EPA-EFE/LUCA ZENNARO
Para pemain Genoa merayakan gol ke gawang AS Roma dalam lanjutan Serie A Liga Italia.

REPUBLIKA.CO.ID, GENOA -- Entah apa yang terjadi dengan AS Roma pada awal musim ini. Skuad polesan Jose Mourinho akrab dengan hasil negatif.

Serie A sudah dalam enam pekan, tapi Roma hanya sekali menang. Selebihnya, I Giallorossi merasakan tiga kekalahan dan dua imbang.

Baca Juga

Teranyar, Paulo Dybala dan rekan-rekan tak berdaya saat menghadapi tuan rumah Genoa. La Magica takluk 1-4 dari Il Grifone di Stadion Luigi Ferraris, Jumat (29/9/2023) dini hari WIB. 

"Itu menjadi awal musim terburuk sepanjang karier Mourinho," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia.

Sebelumnya, Mou pernah sedikit suram bersama Chelsea FC. Itu terjadi pada awal musim 2015/16. Namun saat itu, the Blues masih bisa meraih tujuh poin.

Juru taktik asal Portugal itu nampak kesal. Ia sampai enggan berbicara dengan media di ruang konferensi pers. Ia memilih berinteraksi di lapangan.

"Saya tidak berbicara dengan para pemain. Itu berarti saya tidak bisa membahas hal ini secara mendalam dan menjawab pertanyaan Anda," kata Mourinho kepada DAZN, dikutip dari Football Italia.

Ia mengakui anak asuhnya memulai dengan buruk di pertandingan ini. Baru lima menit laga berjalan, gawang Roma sudah kebobolan. Pasukan ibu kota sempat bereaksi. Setelahnya, ada sedikit permasalahan. Diego Llorente cedera. Itu membuat segala sesuatu menjadi berbeda.

"Ada reaksi, kami menyamakan kedudukan, tapi kemudian Llorente langsung cedera dan struktur tim berubah menjadi lebih buruk," ujar Mourinho.

Ia mengakui kesolidan di lini belakang yang menjadi ciri khas mereka pada musim lalu tidak terlihat. Itu karena ada pemain yang hengkang. Beberapa mendekam di ruang perawatan.

Namun pada saat yang sama, Mourinho enggan mengecilkan peran sejumlah pemain bertahan tersisa. Ia mengharapkan komitmen untuk bekerja keras. Itu lebih dari sekadar membahas perkara teknis individu.

"Kesolidan juga merupakan konsekuensi dari semangat tim dan kerja kolektif untuk bangkit kembali. Kami telah kehilangan sebagian dari itu," ujar sosok yang pernah melatih Inter Milan, Real Madrid, Manchester United ini.

Berikutnya AS Roma bertemu Frosinone pada giornata ketujuh Serie A. Laga ini dimainkan di Stadion Olimpico, Roma, Senin (2/10/2023) dini hari WIB.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement