Senin 09 Oct 2023 05:36 WIB

Winger Barcelona Lamine Yamal Ukir Rekor Lagi, Jadi Pencetak Gol Termuda di La Liga

Yamal mencetak gol dalam usia 16 tahun dan 87 hari ketika menjebol gawang Granada.

Pemain belia Barcelona Lamine Yamal menjadi pencetak gol termuda di La Liga Spanyol dalam usia 16 tahun 87 hari saat menjebol gawang Granada.
Foto: EPA-EFE/miguel angel molina
Pemain belia Barcelona Lamine Yamal menjadi pencetak gol termuda di La Liga Spanyol dalam usia 16 tahun 87 hari saat menjebol gawang Granada.

REPUBLIKA.CO.ID, GRANADA -- Pemain sayap Barcelona asal Spanyol, Lamine Yamal, mengukir sejarah sebagai pencetak gol termuda di La Liga Spanyol dalam usia 16 tahun dan 87 hari. Ini setelah ia menjebol gawang Granada pada Ahad (8/10/2023) waktu setempat atau Senin dini hari WIB. Yamal mencetak gol bersejarahnya itu dengan menyarangkan bola liar ke gawang terbuka pada waktu tambahan babak pertama.

Ia memecahkan rekor yang dipegang oleh pemain Malaga, Fabrice Olinga, yang mencetak gol saat melawan Celta Vigo pada tahun 2012 dalam usia 16 tahun dan 98 hari.

Baca Juga

Ini bukan rekor termuda pertama yang dibuat Yamal. Sebelumnya, ia telah menjadi pemain termuda yang mencetak debut di liga, dan pemain termuda yang tampil sebagai starter di Liga Champions. 

Yamal juga memegang rekor sebagai pemain termuda yang bermain bagi Barcelona sejak musim lalu. Ia menjadi pencetak gol termuda dalam kualifikasi Piala Eropa setelah bulan lalu menjadi pemain termuda yang tampil untuk Spanyol.

"Ketika kami melihat bahwa seorang pemain dapat membantu tim, kami memberinya kesempatan," kata pelatih Barcelona, Xavi. "Lamine banyak membantu kami dan membuat perbedaan. Dia mencetak gol yang penting."

Yamal menjadi pemain internasional dan pencetak gol termuda Spanyol dalam usia 16 tahun dan 57 hari saat melakukan debut tandang ke Georgia dalam kualifikasi Euro 2024 pada September.

Yamal, yang memiliki ayah berkebangsaan Maroko, lahir dan dibesarkan di Spanyol dan telah menjadi bagian penting dari lini depan Barca.

Pemanggilannya ke tim senior Spanyol mengakhiri harapan para penggemar Maroko bahwa ia dapat dibujuk untuk berpindah kewarganegaraan.

Gol Yamal membantu Barcelona mendekat setelah Bryan Zaragoza membawa tuan rumah unggul 2-0 dalam setengah jam pertama. Gol Yamal pada injury time babak pertama membuat Blaugrana mendekat. 

Sergi Roberto akhirnya menyamakan kedudukan pada menit ke-85 untuk Barcelona, yang hampir saja meraih kemenangan ketika João Félix mencetak gol pada masa tambahan waktu, tapi gol dianulir karena offside oleh Ferran Torres.

Hasil itu membuat juara bertahan Barcelona berada di posisi ketiga, satu poin di belakang sesama klub Katalunya, Girona, dan dua poin di belakang rivalnya, Real Madrid. Baik Girona maupun Madrid meraih kemenangan sehari sebelumnya.

sumber : Reuters
Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement