Kamis 12 Oct 2023 22:25 WIB

Timnas Indonesia Menang Telak, Shin Tae-Yong Kurang Puas, Kok Bisa?

Menurut Shin, penampilan timnas masih banyak yang harus dievaluasi.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga vs Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta, Kamis (12/10/2023).
Foto: Republika/Frederikus Bata
Pelatih timnas Indonesia Shin Tae-yong dalam konferensi pers usai laga vs Brunei di Kualifikasi Piala Dunia 2026 di Jakarta, Kamis (12/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pelatih tim nasional (timnas) Indonesia Shin Tae-yong bereaksi setelah timnya jumpa Brunei Darussalam pada leg pertama putaran pertama Kualifikasi Piala Dunia 2026. Pasukan Garuda unggul 6-0 atas Brunei di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2023) malam WIB.

Tampil di markas sendiri, awak Merah Putih mendomimnasi sejak awal. Tekanan demi tekanan dilancarkan. Kubu tamu tak dibiarkan berkembang.

Baca Juga

Rupanya, Shin tak sepenuhnya puas. Ia berterima kasih atas usaha anak asuhnya. Namun tetap ada yang harus diperbaiki.

"Tentang jalannya pertandingan, saya tidak begitu senang. Setelah gol kedua, jaraknya sangat lama sampai terjadi gol ketiga. Itu yang harus kami evaluasi," kata juru taktik asal Korea Selatan ini melalui penerjemahnya dalam konferensi pers setelah pertandingan.

Namun, Shin tidak terlarut akan hal itu. Secara keseluruhan, ia melihat penampilan pemain Indonesia mengalami perkembangan pada babak kedua. Alhasil, setelah turun minum, ada tambahan empat gol lagi.

Hasil ini sangat penting bagi skuad Garuda. Sebuah modal berharga menuju leg kedua. Berikutnya duel berlangsung di markas lawan pada Selasa (17/10/2023) malam WIB.

Tim yang unggul agregat melaju ke putaran kedua. Nampaknya satu kaki Indonesia sudah berada di sana. Butuh keajaiban bagi Brunei untuk membalikkan keadaan.

Jika melaju mulus, pasukan Garuda bakal tergabung di Grup F. Persaingannya lebih ketat lagi. Asnawi Mangkualam Bahar dan rekan-rekan sudah ditunggu Irak, Vietnam, dan Filipina.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement