Senin 16 Oct 2023 15:17 WIB

Ini Kunci Vinales Raih Hasil Positif di MotoGP Indonesia

Maverick Vinales senang tim Aprilia mampu bersaing dengan tim terbaik lainnya.

Pembalap MotoGP asal Spanyol yang membela tim Aprilia, Maverick Vinales, memacu motornya pada GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Ahad (15/10/2023).
Foto: EPA-EFE/ADI WEDA
Pembalap MotoGP asal Spanyol yang membela tim Aprilia, Maverick Vinales, memacu motornya pada GP Indonesia di Sirkuit Mandalika, Ahad (15/10/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, LOMBOK TENGAH -- Pembalap Aprilia Racing, Maverick Vinales, mengatakan, strategi teknis yang tepat adalah kuncinya untuk mencapai podium kedua di MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Internasional Mandalika, Lombok Tengah, NTB, Ahad (15/10/2023).

“Hari ini saya memanfaatkan pengalaman kemarin. Ketika Jorge Martin mulai melaju cepat, saya bersabar, menjaga kondisi ban. Saya tahu bahwa jika saya terlalu keras di awal, itu akan menciptakan kesulitan pada akhir balapan,” kata Vinales dalam keterangan resmi Aprilia Racing yang diterima pada Senin (16/10/2023).

Baca Juga

Setelah start yang baik, Vinales menempati posisi kedua di belakang Jorge Martin (Prima Pramac) dan memimpin balapan selama lap ke-12.

Selisih yang tipis memungkinkan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) untuk mengejar, dan Vinales memberikan posisi terdepan kepadanya selama lap ke-19.

Ketika kemenangan oleh Bagnaia tampak sudah dipastikan, sang pembalap Aprilia mencoba untuk memenangkan balapan yang ia lewatkan hanya selisih tiga persepuluh detik di bawah bendera kotak-kotak.

“Ketika hanya tinggal beberapa lap, saya memutuskan untuk memberi tekanan pada Pecco dan mencoba untuk memenangkan balapan,” kata Vinales. “Bagaimana pun, ini masih hasil yang baik dan memastikan bahwa kami memanfaatkan paket teknis kami dengan baik. Kami dapat bersaing dengan yang terbaik.”

Sementara itu, rekan satu timnya, Aleix Espargaro yang memilih ban belakang lunak tidak membuahkan hasil. Kombinasi yang ia percayai tidak memungkinkannya untuk tajam setelah pertengahan balapan. Enam poin yang diberikan untuk posisi kesepuluhnya adalah penghiburan kecil mengingat kecepatan yang ditunjukkan sepanjang akhir pekan.

"Memilih ban belakang yang lunak adalah kesalahan yang pasti. Sayangnya, selama sesi pemanasan pagi ini, saya tidak merasa nyaman dengan ban sedang, dan kami memutuskan untuk mengambil risiko di grid start. Saya memprediksi adanya penurunan, tapi tidak begitu cepat,” kata Espargaro.

Sementara itu, putaran ke-16 MotoGP musim ini akan bergulir di Sirkuit Phillip Island, Australia, pada 20-22 Oktober 2023.

sumber : Antara
BACA JUGA: Ikuti Serial Sejarah dan Peradaban Islam di Islam Digest , Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement