Senin 23 Oct 2023 19:11 WIB

Pelatih Chelsea Dikecam karena Bercanda, Begini Ceritanya

Pundit sepak bola sangat tak suka melihat hal tersebut.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino.
Foto: AP Photo/Kin Cheung
Pelatih Chelsea Mauricio Pochettino.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pundit Richard Keys mengecam bos Chelsea Mauricio Pochettino karena tertawa dan bercanda dengan lawan menyusul hasil imbang 2-2 timnya dengan Arsenal pada Sabtu (21/10/2023). Keys merasa terganggu dengan hal itu, di mana seharusnya ia marah karena Chelsea gagal meraih poin penuh.

Chelsea memimpin 2-0 melalui Cole Palmer dan Mykhaylo Mudryk sebelum gol-gol akhir dari Declan Rice dan Leandro Trossard memberi Arsenal satu poin. Seusai peluit akhir dibunyikan, Pochettino terlihat tertawa dan bercanda dengan salah satu staf kepelatihan Arsenal.

Baca Juga

Presenter olahraga beIN, Keys, tidak senang dengan sikap Pochettino tersebut. "Anda adalah manajer dari tim yang (seharusnya menang), sampai kiper Anda memberikan jalan kembali ke permainan kepada lawan dan Anda meninggalkan lapangan sambil tersenyum dan bercanda dengan pelatih kiper lawan," kata Keys dikutip dari Mirror, Senin (23/10/2023).

Menurutnya Pochettino seharusnya bangkit dari bench dengan berjalan menuju terowongan, dan marah karena timnya gagal meraih tiga poin. "Kemudian memberi tahu mereka ketika Anda masuk. Kadang-kadang saya bertanya-tanya apakah itu cukup berarti, apakah ada pemenang di sana," ujarnya. 

Ia meminta agar Pochettino menunjukkan apa yang memang penting bagi klub dan fans. Jangan malah tertawa dan bercanda dengan lawan. Menjelang pertandingan, Pochettino dan Arteta memuji satu sama lain karena sebelumnya menjadi rekan satu tim di Paris Saint-Germain.

"(Saya memiliki) kenangan yang luar biasa. Ketika Anda terhubung dengan orang seperti dia – kami berbagi nilai-nilai dan semangat sepak bola – ya, saya dapat memberitahu Anda bahwa dia adalah bagian dari keluarga saya sejak hari pertama dia tiba di Paris," kata Pochettino 

 

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement