Rabu 25 Oct 2023 22:26 WIB

Bagas/Fikri Lanjut, Pramudya/Yeremia Terhenti di French Open

Bagas/Fikri mengalahkan wakil Jepang Keiiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi.

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Bagas Maulana (kanan) and Muhammad Shohibul Fikri.
Foto: EPA-EFE/RUNGROJ YONGRIT
Bagas Maulana (kanan) and Muhammad Shohibul Fikri.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Hasil bertolak belakang diraih dua ganda putra Indonesia di babak pertama French Open 2023. Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri berhasil melaju ke babak 16 besar, sedangkan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan harus terhenti.

Bagas/Fikri mengalahkan wakil Jepang Keiiichiro Matsui/Yoshinori Takeuchi dengan skor 16-21, 21-11, 21-10 dalam pertandingan Rabu (25/10/2023) di Glaz Arena, Rennes, Prancis. Hasil berbeda diraih Pramudya/Yeremia yang menyerah dari unggulan dua asal China Liang Wei Keng/Wang Chan 15-21, 21-23 dalam waktu hanya 31 menit.

Baca Juga

Fikri mengatakan, pada gim pertama ia agak kaget dengan situasi lapangan karena tidak sempat menjajal sebelumnya. Selain itu, karakter shuttlecock-nya juga berbeda. Adaptasinya kurang bagus dan kurang cepat.

"Ini jadi turnamen ketiga kami setelah Arctic dan Denmark Open, kondisi badan, kondisi stamina pasti menurun. Sekarang bagaimana untuk menjaganya agar tidak terlalu jauh sekali turunnya, setidaknya kalaupun tidak meningkat, bisa stabil. Kemarin ada istirahat satu hari setibanya di Rennes, lumayan untuk mengembalikan kondisi," imbuh Fikri.

Bagas menambahkan, di gim kedua mereka menerapkan pola yang berbeda. Mereka banyak mengadu untuk bermain no lob pendek yang membuat lawan kesulitan. 

Sementara Pramudya mengatakan, mereka terlalu banyak mengangkat bola, sementara defense juga kurang siap dan kurang bagus. "Di gim kedua permainan kami mulai meningkat tapi belum cukup. Kami sudah coba sebaik mungkin," kata dia.

Yeremia menambahkan, pada poin-poin kritis tadi, fokus mereka tidak stabil. Mereka malah kurang tenang dan dua kali melakukan kesalahan sendiri di saat setting.

"Gim kedua kami bisa lebih adaptasi dengan permainan, defense sudah mulai membaik dan bisa mendapat banyak poin dari pola yang kami siapkan. Berbeda dengan gim pertama yang kami kalahnya bisa dibilang cukup mudah," ujar Yeremia. 

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement