Jumat 03 Nov 2023 06:38 WIB

Erik ten Hag Pasang Badan Atas Performa Buruk Antony di MU

Para fan dan pakar pertanyakan besaran dana yang dikeluarkan MU untuk beli Antony.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Winger Manchester United, Antony (kiri).
Foto: AP Photo/Dave Thompson
Winger Manchester United, Antony (kiri).

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Pelatih Manchester United (MU) memberikan pembelaan terhadap Antony yang tak kunjung menampilkan performa terbaiknya. Penampilan Antony tak sesuai dengan ekspektasi publik Old Trafford sejauh ini.

Para fan dan pakar mempertanyakan besaran dana yang dikeluarkan klub untuk mendatangkan sang pemain dari Ajax Amsterdam.

Baca Juga

Ten Hag pasang badan dengan situasi yang dialami Antony. Pelatih asal Belanda itu secara khusus meminta klub mengamankan tanda tangan Antony yang menelan biaya sebesar 86,3 juta poundsterling. Ten Hag yakin Antony akan terbang tinggi bersama Iblis Merah.

Antony tak dapat menyelamatkan MU dari kekalahan atas Newcastle United dengan skor 0-3 pada babak 16 besar Piala Carabao (Piala Liga) yang membuat klub tersingkir lebih awal. Menurut Ten Hag kekalahan tersebut tak semata karena kesalahan Antony.

"Itu juga tim, pertama, dan tim tidak bermain bagus ketika kami tidak memberinya bola dan saya juga bertanggung jawab untuk itu," ujar Ten Hag tentang Antony usai laga melawan Newcastle dikutip laman klub, Jumat (3/11/2023).

Namun yang pasti banyaknya kebisingan yang terjadi di MU turut menurunkan level permainan Antony. Ten Hag menegaskan Antony bisa berbuat lebih baik asalkan semua pemain juga tampil bagus.

“Antony juga seorang pejuang, dia punya kepercayaan diri, dia berani dan saya yakin dia akan memberikan performa sebagai pemain yang tepat untuk kami," kata Ten Hag.

Antony yang berposisi sebagai pemain sayap didatangkan dari Ajax pada musim panas 2022. Musim ini ia tampil sebanyak 10 pertandingan di semua kompetisi tanpa gol. Total ia tampil 54 pertandingan di semua kompetisi dengan delapan gol dan tiga assist.

Yuk gabung diskusi sepak bola di sini ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement