Senin 04 Dec 2023 06:52 WIB

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama Ingin Berguru ke Eropa

Di ATC 2023, Veda menjadi juara dan di ARRC 2023 meraih posisi 3 besar.

Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memacu kecepatan sepeda motornya.
Foto: ANTARA/Andika Wahyu
Pembalap Indonesia Veda Ega Pratama memacu kecepatan sepeda motornya.

REPUBLIKA.CO.ID, BURIRAM -- Pembalap 15 tahun Indonesia Veda Ega Pratama mengaku ingin menimba ilmu lebih banyak dengan mengikuti kompetisi balap di Eropa setelah merampungkan dua kejuaraan yang ia ikuti pada tahun ini, Asia Talent Cup (ATC) dan Asia Road Racing Championship (ARRC) kelas Asia Production 250 (AP250).

Pada dua kompetisi balap itu, Asia Talent Cup (ATC) berada di genggaman Veda setelah ia keluar sebagai juara dengan mencatatkan dua rekor fantastis, jumlah kemenangan terbanyak yaitu sembilan kemenangan dan poin terbanyak dengan 256 poin.

Baca Juga

Untuk ARRC 2023 kelas AP250, pembalap Astra Honda Road Racing (AHRT) itu mengakhiri kompetisi di peringkat tiga besar setelah berakhirnya seri ARRC di Sirkuit Internasional Chang, Buriram, Thailand, Ahad (3/12/2023).

“Ya kalau untuk musim depan saya juga belum tahu, saya juga masih menunggu dari AHRT. Ya semoga aja saya bisa naik ke Eropa atau lainnya,” ujar Veda ketika ditemui pewarta di Sirkuit Internasional Chang, Ahad.

Perihal keinginan salah satu pembalapnya berkompetisi di Benua Biru, Manajer Motorsport Astra Honda Motor (AHM) Rizky Christanto memberikan jawaban bahwa timnya saat ini sedang mencari kompetisi terbaik untuk mengembangkan bakat pembalap muda potensial Indonesia itu di musim depan.

“Kalau saya lihat sebenarnya untuk bisa ke Eropa ada regulasi batasan usia yang berkembang, dari 2022 ke 2023, sehingga harusnya dia bisa ke JuniorGP, jadi gak bisa. Ini yang masih kita pikirkan langkah terbaik untuk Veda kira-kira apa. Kita akan coba cari yang terbaik buat dia,” jelas Rizky.

Nantinya, ke mana kompetisi yang akan diarungi Veda, Rizky mengatakan, timnya akan mendukung penuh untuk di kemudian hari mengantarkan pembalap asal Wonosari, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) itu ke level balapan tingkat dunia, MotoGP.

“Ya untuk Veda, kita tahu dia sangat berbakat. Dan seperti yang selalu kita sampaikan bahwa Astra Honda Racing Team berkomitmen, membawa, dan membina rider berbakat Indonesia ke kejuaraan tingkat dunia. Kalau bicara tingkat dunia kan pasti MotoGP ya, pasti arahnya ke sana,” kata Rizky menegaskan.

sumber : Antara
Yuk koleksi buku bacaan berkualitas dari buku Republika ...
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement