Kamis 07 Dec 2023 07:23 WIB

Ditundukkan Aston Villa, Guardiola: Man City dalam Situasi yang Sulit

Serangan Villa menjadi yang terbanyak dialami Man City sejak dilatih Guardiola.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Endro Yuwanto
Pelatih Manchester City Pep Guardiola (kiri) dan pelatih Aston Villa Unai Emery mengamati pertandingan Liga Primer Inggris di Villa Park di Birmingham, Inggris,  Kamis (7/12/2023) dini hari WIB.
Foto: AP Photo/Rui Vieira
Pelatih Manchester City Pep Guardiola (kiri) dan pelatih Aston Villa Unai Emery mengamati pertandingan Liga Primer Inggris di Villa Park di Birmingham, Inggris, Kamis (7/12/2023) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, BIRMINGHAM -- Kejutan besar disuguhkan Aston Villa saat menjamu Manchester City pada pekan ke-15 Liga Primer Inggris, Kamis (7/12/2023) dini hari WIB. Menjamu juara bertahan Liga Primer Inggris, Villa sukses menutup laga dengan kemenangan tipis, 1-0.

Gol kemenangan Villa ditorehkan Leon Bailey usai memanfaatkan umpan dari Douglas Luiz pada menit ke-74. Bola sepakan Bailey dari tepi kotak penalti sempat berubah arah usai mengenai kaki salah satu pemain bertahan Man City. Kiper Man City, Ederson, tidak bisa berbuat banyak dalam menghalau bola tersebut.

Baca Juga

Meski hanya mencetak satu gol, Villa terbukti tampil lebih superior dibanding The Citizens di laga tersebut. Torehan 22 tembakan yang dilepaskan para penggawa Villa di sepanjang laga ini menjadi jumlah tembakan terbanyak yang dihadapi Man City sejak resmi ditangani Pep Guardiola pada 2016.

Sebaliknya, Man City seolah menjadi tim yang berbeda di laga ini. The Citizens hanya mampu melepaskan total dua tembakan di sepanjang laga. Ini menjadi jumlah tembakan terendah yang dicatatkan The Citizens sejak ditangani Guardiola. Man City kehilangan intensitas permainan dan kewalahan dalam menghadapi Villa.

Guardiola mengakui performa buruk anak-anak asuhnya di laga ini. Seraya menilai Villa layak menjadi pemenangan di laga ini, eks pelatih Barcelona itu menilai, anak-anak asuhnya tidak pernah mampu menemukan ritme permainan yang tepat dan menjawab tantangan dari Villa.

''Villa layak meraih kemenangan di laga ini. Tim terbaik di laga ini meraih kemenangan. Mereka tampil lebih baik dari kami. Kami kesulitan untuk bisa membangun proses yang baik, terutama dengan gaya permainan yang mengandalkan kekuatan fisik dan mengendalikan sejumlah aspek laga,'' ujar Guardiola seperti dikutip Sky Sports, Kamis (7/12/2023).

Kekalahan ini sekaligus menorehkan rekor negatif buat Man City. Untuk pertama kalinya dalam tujuh tahun terakhir, The Citizens gagal memetik kemenangan di empat laga Liga Primer Inggris secara beruntun. Kekalahan dari Villa ini melengkapi torehan hasil imbang Man City kala menghadapi Chelsea, Liverpool, dan Tottenham Hotspur.

Tidak hanya itu, Man City juga harus rela turun satu peringkat ke posisi empat klasemen sementara Liga Primer Inggris. Man City digeser Villa yang berhasil merangsek ke posisi ketiga dengan raihan 32 poin, unggul dua poin dari The Citizens. Guardiola pun mengakui, Man City tengah berada dalam situasi sulit dan terpuruk.

''Dalam beberapa tahun terakhir, kami selalu menemukan cara untuk meraih kemenangan. Kini, kami berada dalam situasi sulit. Kami harus bisa mengubah dinamika permainan. Kami seperti tidak lagi menunjukkan sepak bola yang bagus. Ini sudah menjadi tugas saya untuk mencari cara keluar dari situasi ini,'' ujar mantan pelatih Bayern Muenchen tersebut.

BACA JUGA: Update Berita-Berita Politik Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement