Senin 11 Dec 2023 11:14 WIB

Enggan Bahas Wasit Saat Kalah dari Aston Villa, Odegaard Minta Arsenal Lebih Kejam

Klaim penalti Arsenal saat Gabriel Jesus dijatuhkan tidak digubris wasit.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Kapten Arsenal Martin Odegaard.
Foto: AP Photo/Alastair Grant
Kapten Arsenal Martin Odegaard.

REPUBLIKA.CO.ID, LONDON -- Kapten Arsenal Martin Odegaard enggan menyalahkan wasit setelah hasil negatif yang diperoleh timnya pada laga pekan ke-16 Liga Primer Inggris musim 2023/24. The Gunners takluk 0-1 dari tuan rumah Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Ahad (10/12/2023) dini hari WIB.

John McGinn membawa the Lions memimpin saat pertandingan baru berjalan selama tujuh menit. Kubu tamu bereaksi. Skuad polesan Mikel Arteta berusaha keras untuk menyamakan kedudukan.

Baca Juga

Selama berproses, Arsenal berpotensi mendapat hadiah penalti, tepatnya ketika Douglas Luiz menjegal Gabriel Jesus di area terlarang. Namun wasit tidak menunjuk titik putih.

Armada Meriam London sempat membobol gawang Emiliano Martinez lewat upaya Kai Havertz. Sang pengadil tidak mengesahkan gol tersebut. Havertz dinilai handball sebelum mengetarkan jala the Villans.

Muncul pro-kontra selepas pertandingan. Namun Odegaard meminta rekan-rekannya berhenti membahas wasit. Menurut dia, mereka lebih baik fokus pada pengembangan diri sendiri.

"Kami harus melihat ke diri kami sendiri. Apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik. Saya pikir, kami seharusnya bisa melakukannya sedikit lebih baik, terutama di depan gawang dan di beberapa periode pertandingan. Kami seharusnya bisa lebih mengendalikannya," kata eks Real Madrid ini dikutip dari laman Standard, Senin (11/12/2023).

"Seperti yang saya katakan, kami telah berbuat cukup banyak untuk mendapatkan hasil, namun kami harus lebih kejam di depan gawang," ujar Odegaard, menambahkan.

Ia telah memprediksi laga bakal berjalan sulit. Aston Villa meningkat pesat. Skuad polesan Unai Emery bahkan bisa menumbangkan Manchester City dan kita berada di posisi ketiga klasemen sementara.

Apalagi duel ini berlangsung di markas lawan. Oleh karena itu, Arsenal tak boleh menyia-nyiakan kans emas yang diperoleh. Keaadaan demikian bisa berbuah penyesalan.

"Jadi Anda harus kejam di depan gawang, termasuk saya sendiri. Saya melewatkan beberapa peluang besar, jadi itu menjengkelkan. Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah bekerja keras untuk berkembang dan bangkit kembali," tutur Odegaard menegaskan.

Hasil ini membuat Arsenal turun ke posisi kedua klasemen sementara. Dengan mengantongi 36 poin, the Gunners tertinggal sebiji angka di belakang Liverpool yang gantian menempati singgasana.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement