Jumat 15 Dec 2023 09:57 WIB

Mourinho Terharu Lihat Wonderkid Roma Debut di Liga Europa dan Ikut Cetak Gol

Roma unggul 3-0 atas FC Sheriff Tiraspol di Stadion Olimpico.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Israr Itah
Pemain AS Roma Niccolo Pisilli (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol 3-0 selama pertandingan sepak bola grup G Liga Eropa UEFA antara AS Roma dan Sheriff Tiraspol, di Roma, Italia, Jumat (15/12/2023) dini hari WIB.
Foto: EPA-EFE/ETTORE FERRARI
Pemain AS Roma Niccolo Pisilli (tengah) merayakan dengan rekan setimnya setelah mencetak gol 3-0 selama pertandingan sepak bola grup G Liga Eropa UEFA antara AS Roma dan Sheriff Tiraspol, di Roma, Italia, Jumat (15/12/2023) dini hari WIB.

REPUBLIKA.CO.ID, ROMA -- AS Roma mengakhiri babak penyisihan Liga Europa musim ini dengan hasil positif. Roma unggul 3-0 atas FC Sheriff Tiraspol di Stadion Olimpico, Jumat (15/12/2023) dini hari WIB.

Tampil di kandang sendiri, I Giallorossi mendominasi. Skuad polesan Jose Mourinho digdaya dari awal hingga akhir. Kubu tamu dalam tekanan hebat. Para penggawa Roma sampai melepaskan total 18 tembakan. Sebanyak enam di antaranya tepat sasaran. Sementara FC Sheriff hanya mengoleksi dua shots on target dari empat peluang.

Baca Juga

Sayang, hasil ini belum cukup membuat I Lupi finis di posisi teratas Grup G. Itu karena di pertandingan lain Slavia Praha juga meraih kemenangan. Slavia nyaman di singgasana.

"Kesalahan kami sendiri yang membuat kami berada di peringkat kedua. Kami tampil buruk di Praha, dan itulah yang merusaknya," kata Mourinho kepada Sky, dikutip dari Football Italia.

Dengan demikian, Roma tidak otomatis mengantongi tiket babak 16 besar. La Magica perlu melewati fase playoff terlebih dahulu. Lawannya berasal dari tim-tim di peringkat ketiga klasemen akhir putaran grup Liga Champions. Ada Galatasaray, Braga, Benfica. Kemudian Feyenoord, Young Boys juga Shaktar Donetsk. Roma terhindar dari AC Milan karena sama-sama berasal dari Italia.

"Saya harap kami tidak mendapatkan jalur yang sama seperti musim lalu, ketika kami harus mengalahkan Red Bull Salzburg, Real Sociedad, juga Bayer Leverkusen," ujar Mourinho.

Musim lalu, Roma melewati berbagai klub hebat sebelum sampai ke final. Sayang, di partai puncak, I Giallorossi takluk dari Sevilla. Rival sekota Lazio itu kalah di sesi adu penalti.

Selanjutnya, ia membahas laga yang baru saja berlangsung. Mourinho ikut bahagia atas apa yang dilakukan Niccolo Pisilli. Nama terakhir menjalani momen debut di Liga Europa dan ikut mencetak gol.

Sang arsitek mengaku sudah memberi debut untuk pemain muda di banyak klub. Namun di Roma, ada sesuatu yang sangat emosional, lebih dari sekadar memberi jam terbang. Ia mengikuti anak-anak tersebut saat masih remaja datang ke stadion bersama orang tua.

"Ketika mereka mendapatkan kesempatan bermain di skuad senior, itu luar biasa. Sangat emosional. Ini gol pertamanya di Stadion Olimpico, di Liga Europa. Suka cita yang luar biasa. Saya harus menghindar karena saya akan menangis juga," ujar Mourinho.

Kini saatnya mereka fokus ke pentas domestik. Roma akan berhadapan dengan Bologna dalam lanjutan Serie A. I Lupi ke markas lawan tanpa Paulo Dybala dan Romelu Lukaku.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement