Kamis 04 Jan 2024 23:14 WIB

Mantan Kapten Timnas Indonesia U-17 Senang dengan Pelatihan dari Indra Sjafri

Saat ini timnas sedang menjalani rangkain latihan intens.

Pemain Timnas Indonesia Gwijangge Iqbal berduel dengan pemain Timnas Ekuador Vasquez yandri saat bertanding pada babak penyisihan Piala Dunia U17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, jawa Timur, Jumat (10/11/2023). Timnas Ekuador berhasil menahan imbang Timnas Indonesia dengan Skor 1-1. Timnas Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol Arkhan Kaka pada menit ke-22, namun selang enam menit, Timnas Ekuador berhasil menyamakab kedudukan Allen Obando.
Foto: Republika/Thoudy Badai
Pemain Timnas Indonesia Gwijangge Iqbal berduel dengan pemain Timnas Ekuador Vasquez yandri saat bertanding pada babak penyisihan Piala Dunia U17 di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, jawa Timur, Jumat (10/11/2023). Timnas Ekuador berhasil menahan imbang Timnas Indonesia dengan Skor 1-1. Timnas Indonesia sempat unggul 1-0 berkat gol Arkhan Kaka pada menit ke-22, namun selang enam menit, Timnas Ekuador berhasil menyamakab kedudukan Allen Obando.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bek tim nasional Indonesia Iqbal Gwijangge menilai gaya permainan timnas Indonesia U-17 dengan U-19 tidak mempunyai perbedaan.

Mantan kapten timnas Indonesia U-17 tersebut mengungkapkan gaya permainan yang diterapkan oleh Bima Sakti di U-17 dengan Indra Sjafri di U-19 tidak terlalu beda karena sama-sama menerapkan penguasaan bola progresif.

Baca Juga

"Saya rasa hampir sama, ya, karena cara bermain pelatih Indra penguasaan bola ya, jangan kehilangan bola, penguasaan progresif dan saya rasa semua pemain bisa beradaptasi. Kita juga mengandalkan kecepatan karena Indonesia banyak pemain cepat-cepat, dan saya rasa ini strategi bagus karena bisa menyesuaikan," kata Iqbal Gwijangge seusai menjalani latihan timnas Indonesia U-19 di Lapangan A, Komplek Gelora Bung Karno, Kamis (4/1/2024). 

Mengenai instruksi sejauh ini selama menjalani pemusatan latihan, Iqbal diinstruksikan untuk disiplin serta terus ditempa untuk tetap bersikap profesional.

"Ya instruksinya mungkin, saya rasa semua pelatih sama. Kami disuruh disiplin di dalam maupun luar lapangan, jaga sikap, selalu profesional. Kami juga harus tambah latihan sendiri, kalau latihan sore, kami inginnya nambah, tapi kalau latihan pagi sorenya mungkin tambah dikit untuk menjaga kebugaran tubuh pemain," kata Iqbal.

Selama menjalani pemusatan latihan (TC) Indonesia U-19, Iqbal kini kerap dipasang mengisi posisi gelandang bertahan. Mengenai hal tersebut, pemain berusia 17 tahun tersebut tak masalah dengan perubahan posisi tersebut.

"Tidak ada masalah dengan (posisi) itu, saya akan mengikuti sesuai kebutuhan pelatih. Mau jadi bek tengah ataupun gelandang, saya siap selalu. Saya juga jadi bisa belajar untuk main dua posisi karena saat ini sepakbola modern kita harus bisa dua atau banyak posisi sehingga bisa membantu pelatih jikalau dalam permainan ada strategi yang kurang," kata Iqbal Gwijangge.

Sebanyak 34 pemain masuk dalam skuad Garuda Nusantara mulai menjalani TC sejak 30 Desember lalu hingga berakhir pada 28 Januari mendatang.

Nantinya, para pemain yang masuk skuad saat ini akan bersaing memperebutkan posisi masing-masing dalam sistem seleksi promosi dan degradasi.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement