Senin 15 Jan 2024 11:08 WIB

Shin Tae-yong Janjikan Permainan Timnas yang Berbeda Lawan Irak di Piala Asia

Indonesia melawan Irak pada pertandingan Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Rayyan.

Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.
Foto: Dok. PSSI
Pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong.

REPUBLIKA.CO.ID, DOHA -- Pelatih timnas sepak bola Indonesia Shin Tae-yong menegaskan anak-anak asuhnya akan menyuguhkan permainan yang berbeda saat menghadapi Irak pada pertandingan Grup D Piala Asia 2023 di Stadion Al Rayyan, Qatar, Senin (15/1/2024) malam.

Menurut Shin, Skuad Garuda akan tampil beda bila dibandingkan saat menghadapi Irak pada November 2023 dalam pertandingan kualifikasi Piala Dunia 2026 yang berakhir dengan kekalahan 1-5.

Baca Juga

"Kali ini kami akan tunjukkan performa yang berbeda. Saya tidak bisa menebak hasil akhirnya, tapi kalian akan bisa melihat perubahan dan akhir yang berbeda dari (pertandingan) sebelumnya," ungkap coach Shin dalam konferensi pers di Doha, Qatar, Ahad (14/1/2024).

Pelatih asal Korea Selatan itu menjelaskan, tim asuhannya sudah menjalani persiapan yang jauh lebih baik untuk bermain di Piala Asia. Apalagi lawan pertama mereka pada fase penyisihan grup adalah lawan yang pernah mereka hadapi baru-baru ini.

"Kami sudah bersiap sejauh ini dengan lebih baik. Lawan yang akan kami hadapi besok adalah lawan di kualifikasi Piala Dunia dua bulan lalu. Saya paham mereka sangat kuat, tapi saya tidak mau berpikir buruk dengan hasilnya," tutur Shin.

Pada laga kualifikasi Piala Dunia di Basra International Stadium, Irak, itu, Skuad Garuda datang sebagai tim tamu dan membawa bekal persiapan yang sangat minim. Mulai dari waktu latihan yang sempit hingga jarak perjalanan yang jauh dan lama diakui Shin sangat berpengaruh pada kualitas pemainnya saat itu.

"Sebelum kami melawan Irak di kandang mereka, kondisi yang kami alami sangat tidak mengenakkan," tutur Shin.

Meski begitu, Shin mengarahkan para pemainnya untuk tidak melihat hasil buruk dari pertemuan tahun lalu dan harus bersiap untuk memberikan perlawanan yang lebih keras pada Irak.

"Kami akan bermain dengan apa yang kami bisa dan memamerkan kekuatan kami," kata Shin menegaskan.

 

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement