Kamis 22 Feb 2024 03:37 WIB

Bayern Munchen Depak Pelatih Thomas Tuchel pada Akhir Musim Ini

Munchen dan Tuchel Sepakat Mengakhiri Kerja Sama Setahun Lebih Cepat

Rep: Fitriyanto/ Red: Israr Itah
Pelatih Thomas Tuchel dan Bayern Munchen sepakat mengakhiri kerja sama setahun lebih awal. Tuchel akan meninggalkan Munchen akhir musim ini.
Foto: AP Photo/Martin Meissner
Pelatih Thomas Tuchel dan Bayern Munchen sepakat mengakhiri kerja sama setahun lebih awal. Tuchel akan meninggalkan Munchen akhir musim ini.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bayern Munchen memutuskan untuk mengakhiri kerja sama mereka dengan pelatih Thomas Tuchel pada akhir musim ini meski terikat kontrak hingga 2025. Langkah ini diumumkan Munchen pada Rabu (21/2/2024).

Bayern kalah dalam tiga pertandingan terakhir mereka di semua kompetisi, termasuk kekalahan 3-0 dari pemimpin liga Bayer Leverkusen dan kini tertinggal delapan poin di belakang mereka di Bundesliga.

Baca Juga

Bayern juga takluk 0-1 dari Lazio pada leg pertama 16 besar Liga Champions pekan lalu dan kini berisiko kehilangan gelar apa pun untuk pertama kalinya dalam lebih dari satu dekade.

Tuchel mengambil alih posisi Julian Nagelsmann pada Maret 2023 dengan ekspektasi tinggi. Namun ia menjalani awal yang buruk, tersingkir dari Piala Jerman dan Liga Champions sebelum merebut gelar Bundesliga dari Borussia Dortmund pada pertandingan terakhir.

Musim ini mereka menunjukkan performa yang kurang, tidak mencerminkan sebagai klub yang mendominasi sepak bola Jerman selama dekade terakhir.  Mereka tersingkir dari Piala Jerman oleh klub lapis ketiga Saarbruecken. 

CEO Bayern Jan-Christian Dreesen mengatakan akan ada 'arah baru' musim depan dengan pelatih baru. “Dalam diskusi yang baik dan terbuka, kami mengambil keputusan untuk mengakhiri hubungan kerja kami dengan kesepakatan bersama pada musim panas,” kata Dreesen dikutip dari Reuters.  “Tujuan kami adalah mengejar arah sepakbola baru dengan pelatih kepala baru untuk musim 2024/25.”

“Sampai saat itu tiba, setiap individu di klub secara tegas diminta untuk mencapai hasil maksimal di Liga Champions dan Bundesliga. Saya juga secara eksplisit meminta pertanggungjawaban tim dalam hal ini," ujarnya.

Pelatih yang pernah menangani Borussia Dortmund, Paris Saint-Germain, dan juga pernah meraih gelar Liga Champions bersama Chelsea pada 2021, mengatakan sisa waktunya di Munchen akan fokus pada laga-laga tersisa di Bundesliga dan Liga Champions.  

Musim penuh pertamanya di Bayern dilanda serangkaian cedera pada pemain-pemain kunci. Tuchel menyebut skuad Munchen relatif tipis pada awal musim meskipun ada kedatangan pemain termahal di Bundesliga, Harry Kane.

Dia juga memicu kemarahan penggemar Bayern, memilih untuk memainkan Joshua Kimmich di pertahanan daripada favorit penonton Thomas Muller di bangku cadangan untuk beberapa pertandingan.

“Kami sudah sepakat bahwa kami akan mengakhiri hubungan kerja kami pada akhir musim ini,” kata Tuchel.  “Sampai saat itu tiba, saya tentu akan terus melakukan segala yang saya bisa dengan staf pelatih saya untuk mencapai kesuksesan maksimal.”

Bayern saat ini berada di tempat kedua klasemen Bundesliga dengan 50 poin, akan menjamu RB Leipzig pada Sabtu (24/2/2024).

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement