Senin 25 Mar 2024 23:22 WIB

Menangi MotoGP Seri Portugal, Pembalap Ini Sudah Yakin Sejak Awal

Martin kini menguasai puncak klasemen sementara MotoGP.

Posisi kedua Enea Bastianini dari Italia, pemenang Jorge Martin dari Spanyol dan posisi ketiga Pedro Acosta dari Spanyol, dari kiri, berpose di podium balapan MotoGP Grand Prix Sepeda Motor Portugis di sirkuit Internasional Algarve dekat Portimao, Portugal, Ahad (24/3/2024).
Foto: AP
Posisi kedua Enea Bastianini dari Italia, pemenang Jorge Martin dari Spanyol dan posisi ketiga Pedro Acosta dari Spanyol, dari kiri, berpose di podium balapan MotoGP Grand Prix Sepeda Motor Portugis di sirkuit Internasional Algarve dekat Portimao, Portugal, Ahad (24/3/2024).

REPUBLIKA.CO.ID, PORTIMAO -- Pembalap Prima Pramac Racing Jorge Martin menyebut kemenangannya di MotoGP 2024 Portugal di Sirkuit Internasional Algarve, Portimao, Ahad (24/3/2024), sebagai kemenangan yang matang.

Kemenangan ini adalah kemenangan race pertamanya di sirkuit dengan panjang 4,7 kilometer itu pada kelas MotoGP setelah pada dua edisi sebelumnya pembalap asal Spanyol itu gagal finis lantaran terjatuh.

Baca Juga

“Jadi menurut saya ini adalah kemenangan yang matang pada Minggu yang sangat matang. Saya sangat senang dan bangga dengan tim yang kami lakukan dengan Ducati baru. Ini bekerja lebih baik daripada Minggu dan Sabtu,” kata Martin, dikutip dari laman resmi MotoGP, Senin (25/3/2024). 

Martin mengatakan bahwa kunci kemenangannya di Portugal adalah di permulaan balap dengan langsung mengambil inisiatif melesat sebagai pimpinan balap.

Sejak itu, ia tak tersentuh pembalap lainnya sampai garis finis yang dikibarkan oleh pelatih sepak bola asal Portugal Jose Mourinho.

“Anda tahu, konsistensi yang kami tunjukkan adalah yang paling penting. Dan hari ini kuncinya adalah permulaan,” kata pembalap 26 tahun itu.

“Saya benar-benar berkomitmen untuk memimpin pada tikungan pertama dan kemudian saya berusaha menutupnya pada tikungan ketiga karena saya tahu itulah kunci saya untuk menang hari ini,” imbuhnya.

Kemenangan ini membuat Martin mengoleksi 60 poin dan menggeser tahta puncak klasemen yang sebelumnya dikuasai Francesco Bagnaia yang pada sesi race di Portugal tidak finis karena terjatuh.

Ia akan menjadi pemuncak klasemen lebih lama setelah terakhir kali hanya mencicipi puncak kurang dari 24 jam seusai kemenangan sprint di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Indonesia pertengahan Oktober tahun lalu.

“Ya, akhirnya. Ya, tentu saja. Saya akan mencoba menikmati momen ini karena dua kali terakhir saya memimpin, kurang dari 24 jam. Tapi, tahukah Anda, tidak pernah mudah untuk menjadi pemimpin. Jadi saya sangat bangga, sangat bahagia. Saya akan mencoba menikmati momen ini,” katanya.

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement