Sabtu 06 Apr 2024 23:25 WIB

Dibuang Ferrari, Pembalap Ini Ingin Segera Dapatkan Tim Baru

Ia meninggalkan Ferrari tahun depan karena posisinya digantikan oleh Lewis Hamilton.

Pembalap Ferrari Carlos Sainz dari Spanyol melakukan selebrasi seusai memenangi Grand Prix Formula Satu Australia di Albert Park, di Melbourne, Ahad (24/3/2024). Carlos Sainz jr, sukses merebut kemenangan pertama musim ini dalam balapan Formula 1 GP Australia 2024 di Sirkuit Albert Park. Posisi kedua ditempati pembalap Ferarri Charles Leclerc dan pembalap McLaren F1 Team, Lando Norris, di posisi ketiga. Sementara Max Verstappen gagal menyelesaikan balapan setelah mobilnya mengalami kerusakan.
Foto: EPA-EFE/JOEL CARRETT
Pembalap Ferrari Carlos Sainz dari Spanyol melakukan selebrasi seusai memenangi Grand Prix Formula Satu Australia di Albert Park, di Melbourne, Ahad (24/3/2024). Carlos Sainz jr, sukses merebut kemenangan pertama musim ini dalam balapan Formula 1 GP Australia 2024 di Sirkuit Albert Park. Posisi kedua ditempati pembalap Ferarri Charles Leclerc dan pembalap McLaren F1 Team, Lando Norris, di posisi ketiga. Sementara Max Verstappen gagal menyelesaikan balapan setelah mobilnya mengalami kerusakan.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pembalap Carlos Sainz mengaku ingin segera mendapatkan tim baru untuk bisa terus melanjutkan karier profesionalnya di Formula 1 pada tahun 2025.

Sainz, yang akan meninggalkan Ferrari tahun depan karena posisinya digantikan oleh Lewis Hamilton (Mercedes), masih belum mendapatkan kepastian terkait masa depannya di kelas balap mobil premier itu. Ia mengaku saat ini tengah mempercepat negosiasinya dengan sejumlah tim, dan mempertimbangkan pilihannya untuk tahun 2025.

Baca Juga

“Tentu saja saya sedang berbicara dengan beberapa (tim), karena itulah yang harus dilakukan oleh tim manajemen saya dan saya sendiri ketika saya belum memiliki pekerjaan untuk tahun depan. Kami sedang berbicara dengan mereka semua,” ungkap Sainz, dikutip dari laman resmi F1, Sabtu (6/4/2024). 

“Ini hanya masalah melihat lebih detail dan melihat opsi yang lebih realistis, serta opsi apa yang terbaik bagi saya dan masa depan saya. Satu-satunya hal yang ingin saya katakan adalah sekarang saatnya untuk mempercepat segalanya dan mudah-mudahan kita bisa menyelesaikannya lebih cepat,” ujar pembalap berusia 29 tahun itu.

Lebih lanjut, pembalap asal Spanyol tersebut juga memberikan informasi terkini mengenai kondisi fisiknya pascaoperasi usus buntu, beberapa waktu lalu. Sainz mengaku kebugaran tubuhnya sudah mendekati 100 persen, dan siap bertanding di rangkaian Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, akhir pekan ini.

“Saya masih belum bisa mengangkat beban berat seperti yang biasa saya lakukan di masa lalu, tapi setidaknya saya bisa menyelesaikan latihan saya dan (saya) merasa kembali ke kondisi 100 persen,” ungkap Sainz.

Mengenai apakah ia dapat mempertahankan performanya dari Australia selama akhir pekan mendatang di Jepang, Sainz berpendapat bahwa ajang tersebut berpotensi menjadi balapan yang lebih menantang bagi Ferrari.

“Saya pikir tahun lalu adalah salah satu tahun yang paling menantang bagi kami dibandingkan dengan Red Bull,” kata Sainz.

“Jadi inilah waktunya untuk melihat di mana kita berada tahun ini dan melihat apakah kita bisa setidaknya lebih dekat dan menikmati trek menakjubkan ini lebih dari apa yang kita nikmati tahun lalu,“ ujarnya menambahkan.

Sementara itu, hari ini akan bergulir sesi latihan bebas ketiga GP Jepang pada pukul 09.30 WIB, diikuti dengan sesi kualifikasi pada pukul 13.00 WIB.

sumber : Antara

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement