Rabu 27 Jul 2011 15:21 WIB

Ketum PSSI Restui PSMS dan Bintang Medan Merger

Djohar Arifin
Foto: Antara
Djohar Arifin

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - PSMS Medan tengah didera krisis finansial. Pembayaran gaji pemain yang tak juga direalisasikan membuat pemain membawa masalah ini ke KONI Medan. Akibatnya, pemain dan pengurus pun kini berseteru.

Ternyata kabar itu sampai ke telinga Ketua Umum PSSI, Djohar Arifin Husein. Sebagai orang yang pernah berkarier di PSMS, Djohar turut prihatin dengan kondisi klub berlambang daun tembakau itu. Djohar berharap kondisi ini segera tuntas.

Dengan sumber pendanaan yang masih bersumber dari APBD saja, PSMS kelimpungan membayar gaji pemain. Apa jadinya jika peraturan Mendagri soal pelarangan APBD untuk klub sepakbola berlaku?

Menurut Djohar, banyak opsi untuk mencari pendanaan non-pemerintah. Salah satunya merger. “Salah satu jalannya bisa merger dengan klub lain. Tidak hanya dengan klub LPI. Yang terpenting mampu mengelola klub secara profesional,” katanya.

Sebelumnya, wacana merger sempat menjadi perbincangan. PSMS Medan dan klub Liga Primer Indonesia (LPI), Bintang Medan, disarankan merger untuk mengatasi masalah keuangan yang kerap melanda klub berjuluk Ayam Kinantan itu. Ada pihak yang mendukung, namun tak sedikit juga yang menolak.

Regional vice president for business LPI, Avian Tumengkol, turut mendukung langkah merger kedua klub itu karena justru bisa menjadi kekuatan dan semangat baru dalam sepakbola daerah di Medan. Kedua klub PSMS dan Bintang Medan, akan memiliki kekuatan yang ideal.

"PSMS punya nama besar yang historis dan massa atau suporternya sudah terbentuk. Banyak pemain PSMS yang ikonik,'' kata Avian. ''Nah, Bintang Medan punya sistem manajemen yang profesional dengan dukungan finansial yang terjamin. Potensi bisnis dari merger ini sangat berpeluang dan bisa menguntungkan semua pihak nantinya.''

Sementara Rahudman Harahap, walikota Medan yang juga ketua umum terpilih PSMS, sebelumnya telah menyepakati langkah merger ini. Rahudman saat itu membenarkan kemungkinan merger PSMS dengan Bintang Medan. "Merger dengan Bintang Medan akan baik untuk sepakbola daerah kita. Tapi kalau ini terjadi, pastikan manajemennya dikelola secara profesional dengan SDM yang kompeten dan memang pantas," tegas walikota.

sumber : www.goal.com
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement