REPUBLIKA.CO.ID, MEDAN -- Benny Sihotang terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PSMS Medan periode 2012-2016 melalui rapat anggota luar biasa klub anggota PSMS Medan itu, Ahad (21/10).
Dalam rapat yang dihadiri 25 dari 40 klub anggota PSMS tersebut, Benny Sihotang terpilih secara aklamasi setelah dua kandidat lainnya Wahyu Wahab dan Freddy Hutabarat mengundurkan diri, setelah keduanya menyampaikan visi-misi di hadapan peserta.
Oleh karena hanya tersisa satu calon, pimpinan sidang melalui kesepakatan peserta sidang akhirnya menyepakati Benny Sihotang sebagai Ketua Umum PSMS Medan terpilih periode 2012-2016.
Benny Sihotang setelah terpilih sebagai Ketua Umum PSMS Medan mengatakan, dalam sepekan ini akan segera membentuk susunan kepengurusan dan secepatnya membentuk tim PSMS yang akan ditangani oleh ahlinya.
Ia bertekad membawa PSMS Medan menjadi klub yang profesional sesuai dengan fanatisme warga Medan. Menurut dia, semangat masyarakat Kota Medan saat ini dapat dijadikan modal untuk memajukan klub tersebut.
"Kalau ingin PSMS kembali menjadi tim yang kembali disegani di Indonesia, satu-satunya cara adalah membuat klub ini sebagai tim yang profesional. Kita akan tinggalkan carut-marut yang selama ini ada di manajemen PSMS," katanya.
Ia juga mengatakan akan menjalankan PSMS secara terbuka, baik soal keuangan maupun mengenai manajemen. Untuk itu, katanya, mengenai keuangan PSMS Medan akan selalu diawasi oleh tim audit independen.
Dalam memimpin PSMS, ia juga akan merangkul semua pihak yang memiliki potensi untuk memajukan klub kebanggan masyarakat Kota Medan itu. Ia juga akan merangkul Wahyu Wahab dan Freddy Hutabarat duduk di kepengurusan.
"Cita-cita saya hanya satu yakni membawa kembali PSMS ke puncak kejayaan. Untuk itu saya tidak bisa bekerja sendiri. Saya butuh dukungan semua pihak yang peduli akan kemajuan PSMS Medan," kata Dirut PD Pasar Medan itu.