REPUBLIKA.CO.ID, NAPLES -- Presiden Napoli, Presiden Aurelio de Laurentiis, mengakui, kesepakatannya dengan Rafael Benitez melanggar regulasi UEFA. Sebab, Benitez masih terikat kontrak dengan Chelsea, meski sebagai pelatih sementara.
Napoli bergerak cepat mengisi kekosongan di kursi pelatih usai ditinggal Walter Mazzarri ke Inter Milan. De Laurentiis mengklaim telah mendapat kesepakatan personal dengan Benitez untuk segera berlabuh ke San Paolo.
Benitez kini sedang memimpin rombongan Chelsea dalam tur di Amerika Serikat. The Blues dijadwalkan menghadapi Manchester City dalam laga persahabatan di New York akhir pekan ini.
Laman the Guardian, Sabtu (25/5) melansir, De Laurentiis telah mengadakan pertemuan dengan agen Benitez, Manuel Garcia Quilon. Pada pertemuan di Roma, tengah pekan lalu itu, kedua pihak disebut telah mencapai kesepakatan kontrak. "Benitez adalah pelatih baru Napoli. Saya akan mengumumkannya secara resmi beberapa hari ke depan," kata De Laurentiis.
Dalam pertemuan di Roma tersebut, De Laurentiis menyodorkan kontrak dua tahun dengan opsi tambahan satu tahun kepada Benitez. Napoli mengiming-imingi gaji sebesar 3,5 juta euro (sekitar Rp 45 miliar) untuk mendapat tanda tangan juru taktik asal Spanyol itu. De Laurentiis berharap, Benitez bisa segera mendarat di Naples seusai tur Chelsea di New York, pekan depan.
Jika misi mendatangkan Benitez ini terealisasi, itu akan menjadi kado spesial bagi De Laurentiis yang baru merayakan ulang tahun ke-64, pada 24 Mei kemarin. Meski telah mendapat jaminan personal, De Laurentiis mengatakan transfer Benitez tersebut belum resmi.
"Ini belum resmi karena akan melanggar regulasi UEFA. Ini baru resmi setelah Chelsea melepas Benitez," tegasnya.
Tugas pertama Benitez di Napoli bisa jadi adalah membujuk Edinson Cavani bertahan. Tapi, seandainya tak bisa, Benitez disebut telah siap kehilangan top skorer Serie A itu.
Benitez disebut lebih suka Cavani dilepas ke Manchester City untuk dibarter dengan Edin Dzeko. Benitez punya pengalaman cukup di Italia. Pada 2010 lalu, arsitek yang baru saja memenangi Liga Eropa itu sempat menukangi Inter Milan. Selama enam bulan di Inter, Benitez mempersembahkan trofi Piala Dunia Antarklub, dan Piala Super Italia.