Sabtu 30 Aug 2014 01:15 WIB

Rivalitas Inggris-Jerman dan Kesempatan Kedua Ronaldo (1)

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Bilal Ramadhan
Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa.
Foto: Twitter, @SocialRMadrid
Cristiano Ronaldo dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Eropa.

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Sejarah mengalami pengulangan dengan sendirinya. Ujaran itu cukup tepat untuk menggambarkan hasil undian grup Liga Champions 2014/2015. Di Grimaldi Forum, Monaco, Kamis (28/8) malam WIB, 32 tim Eropa menghadapi nasibnya.

Hasilnya sebuah pengulangan sejarah yang datang begitu cepat.Repetisi sejarah itu begitu terasa terutama jika terkait rivalitas tim-tim asal Inggris dengan wakil-wakil dari Bundesliga. Setidaknya tiga kontestan Liga Primer Inggris akan kembali bersaing dengan tim asal Jerman di putaran grup Liga Champions.

Arsenal kembali berhadapan dengan Borussia Dortmund, Chelsea harus menghadapi Schalke 04, dan juara Liga Primer Inggris, Manchester City, akan beradu kualitas dengan kampiun Bundesliga, Bayern Muenchen, tepat seperti yang terjadi pada fase grup Liga Champions musim lalu.

Harus diakui, dari empat tim wakil Inggris di Liga Champions, Manchester City memang mendapatkan hasil undian kurang menguntungkan. City kembali bertemu dengan Muenchen dan CSKA Moskow di grup E. Kondisinya bertambah sulit buat the Citizens saat mengetahui mereka juga satu grup dengan runner-up Liga Italia musim lalu, AS Roma.

Tim besutan Manuel Pellegrini itu pun harus bekerja keras untuk bisa mengulangi prestasi musim lalu, saat memastikan langkah ke babak 16 besar.

''Saya rasa, ini adalah grup terberat dari hasil undian grup Liga Champions musim ini. Hasil undian ini begitu spektakuler. Semua tim di grup E menampilkan permainan sepak bola yang bagus. Tapi kami cukup yakin dengan kekuatan kami, ditambah dengan beberapa pemain baru. Kami ingin memperbaiki penampilan kami di Liga Champions,'' kata Direktur Olah Raga City, Txiki Begiristain, seperti dikutip Reuters.

Jika City mendapat hasil undian yang berat, Chelsea justru tergabung di grup yang relatif mudah. Keberhasilan the Blues mengalahkan Schalke 04 dalam dua pertemuan, dengan aggregat 6-0, pada musim lalu jelas menjadi modal bagus.

Selebihnya, tim besutan Jose Mourinho itu tinggal melewati hadangan Sporting Lisbon dan Maribor di grup G demi bisa melangkah ke fase 16 besar. Sedangkan pengalaman menghadapi Arsenal dalam tiga musim terakhir dalam empat partisipasi mereka di Liga Champions menjadi modal berharga buat Dortmund.

Finalis Liga Champions musim 2012/2013 itu pun sudah mengenal betul gaya permainan the Gunners. Namun, pelatih Dortmund, Juergen Klopp, justru mewaspadai kekuatan kontestan grup D lainnya, wakil Turki, Galatasaray, dan tim asal Belgia, Anderlecht.

''Kami menghadapi lawan yang sama dan beberapa lawan baru. Kami tidak pernah melawat ke Istanbul ataupun Anderlecht. Saya tidak mengharapkan lawan khusus sebelum undian. Jadi kami terima hasil ini seperti yang telah terjadi,'' tutur Klopp.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement