Sabtu 30 Aug 2014 01:30 WIB

Rivalitas Inggris-Jerman dan Kesempatan Kedua Ronaldo (2)

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Bilal Ramadhan
Ronaldo
Ronaldo

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Pengulangan sejarah juga dirasakan tim raksasa Spanyol, Barcelona. Dalam dua musim terakhir fase grup Liga Champions, tim asal Katalan itu akan berhadapan dengan klub yang memiliki kedekatan secara historis dan taktik, Ajax Amsterdam, dalam hasil undian grup F.

Kendati begitu, terlepas kehadiran Ajax dan APOEL Cyprus, tantangan tersulit buat Barcelona justru datang dari klub kaya Prancis, Paris Saint Germain. Kenangan Barcelona pun terbawa ke laga perempat final Liga Champions 2012/2013, saat Xavi Hernandez dan kawan-kawan harus bersusah payah melewati hadangan PSG dan lolos ke semifinal dengan keunggulan aggresivitas di laga tandang, saat kedua tim bermain imbang dengan aggregat 3-3.

PSG pun bertekad akan membuat segalanya cukup sulit buat el Barca. Aroma balas dendam sudah tercium dari kubu les Parissien. ''Hasil undian itu memang cukup sulit buat kami. Tahun ini, saya harap kami memiliki tim yang lebih kuat dan bisa menang atas Barcelona. Saya cukup bangga dengan pencapaian tim ini di kancah Eropa dan hal ini membuat saya juga menghormati kekuatan tim lain,'' ujar Presiden PSG, Nasser Al-Khelaifi.

Tantangan tersendiri juga harus dijawab dua wakil Serie A di kancah Liga Champions musim ini, menyusul kegagalan Napoli melangkah ke fase grup. Jika AS Roma tergabung dengan ''grup neraka'', Juventus harus bisa menjawab tantangan di grup A, yang berisi juara dari masing-masing kompetisi domestiknya.

Olimpiakos datang dengan status juara Liga Yunani. Pun dengan debutan Liga Champions musim ini, Malmo, yang menjadi juara di Liga Swedia. Terakhir dan yang paling berat, Juventus berada satu grup dengan runner up Liga Champions musim lalu sekaligus jawara Liga Spanyol, Atletico Madrid.

''Sejujurnya, kami mendapatkan hasil undian yang tidak terlalu buruk. Tentu kami harus bersiap dengan berbagai kejutan. Malmo sudah mengakhiri kompetisi sejak November dan sudah bersiap kembali. Tapi kami akan memberikan segalnya buat seragam yang kami kenakan,'' tutur Direktur Eksekutif Juventus, Giuseppe Marotta.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement