Sabtu 30 Aug 2014 01:45 WIB

Rivalitas Inggris-Jerman dan Kesempatan Kedua Ronaldo (3- habis)

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Bilal Ramadhan
Cristiano Ronaldo
Foto: Reuters/Jorge Silva
Cristiano Ronaldo

REPUBLIKA.CO.ID, MONACO -- Sementara juara bertahan Liga Champions, Real Madrid, tergabung dengan runner-up Liga Primer Inggris, Liverpool, yang kembali ke kompetisi Eropa setelah lima tahun absen. Bersama Liverpool, Madrid berada satu grup dengan Basel dan tim debutan, Ludogorets Razgrad, di grup B.

Jika menilik kekuatan kontestan di grup B, Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan memang harus mewaspadai kekuatan Liverpool, yang terus melakukan penguatan tim di sepanjang bursa transfer musim panas Eropa kali ini.Belum lagi dengan catatan sejarah Liverpool, sebagai tim Inggris tersukses di Liga Champions dengan raihan lima titel.

Selain itu, Madrid juga tentu masih ingat dengan kekalahan menyakitkan dari the Reds di babak 16 besar Liga Champions 2008/2009, saat menyerah dengan aggregat 0-5. Namun, catatan ini justru menjadi pelecut semangat para penggawa los Blancos.

Berhasil merengkuh titel ke-10 mereka di Liga Champions, Madrid belum mau berhenti, terutama buat bintang mereka, Cristiano Ronaldo. Mantan pemain termahal di dunia itu bertekad membawa Madrid menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar di era Liga Champions.

Setelah gagal menorehkan prestasi tersebut saat masih memperkuat Manchester United, kini Ronaldo menjawab kesempatan kedua itu dengan optimisme.

''Kenapa tidak? Semuanya masih mungkin. Saya pernah menang dengan Manchester United dan sempat gagal mempertahankan trofi tersebut, kini kesempatan itu datang dengan Madrid. Jadi, kami ingin mendapatkan trofi Liga Champions ini sekali lagi,'' ujar pemain yang terpilih sebagai pemain terbaik Eropa musim 2013/2014 lantaran mampu menjadi pencetak gol terbanyak dalam satu musim Liga Champions dengan torehan 17 gol.

Kesempatan Ronaldo untuk bisa mempertahankan gelar Liga Champions bisa dimulai saat Madrid menghadapi tim asal Bulgaria, Ludogorets Razgrad, pada laga pembuka fase grup Liga Champions, 16 September mendatang.

Selain adanya aspek prestise, hadiah uang dari UEFA juga bisa menjadi pelecut semangat 32 tim penghuni fase grup. Setiap tim yang mampu menembus fase grup bakal menerima hadiah uang 8,6 juta euro (Rp 132 miliar), kemenangan bakal dihargai satu juta euro (Rp 15 miliar) dan hasil imbang bakal mendapat hadiah uang sebesar 500 ribu euro (Rp 7,6 miliar). Selain itu, tiap tim pun mendapat bagian dari hak siar televisi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement