Ahad 06 Sep 2015 16:34 WIB

Laga Penentuan Belgia

Rep: c08/ Red: Fernan Rahadi
Timnas Belgia
Foto: AP Photo
Timnas Belgia

REPUBLIKA.CO.ID, NICOSIA -- Siprus menjamu Belgia pada lanjutan kualifikasi Piala Eropa 2016 Grup B, Senin (17/9) dini hari WIB. Keduanya diprediksi akan menjalani laga yang sengit karena tidak memiliki selisih poin yang tak terlalu jauh. Apalagi sebagai tuan rumah, Siprus benar-benar mengincar kemenangan untuk menyapu poin penuh.

Bila berhasil meraih kemenangan dari Kevin De Bruyne dan kawan-kawan, skuat yang diarsiteki oleh Pambos Christodoulu itu akan memperbesar peluangnya untuk lolos ke Piala Eropa 2016 yang akan berlangsung di Prancis mendatang, minimal melalui jalur playoff.

Sementara Belgia yang berisi dengan pemain-pemain top liga-liga besar Eropa mengusung target wajib menang untuk menjaga asa mereka lolos ke putaran final Piala Eropa 2016. Apalagi sudah sejak jauh-jauh hari skuat berjuluk De Rode Duivels itu diprediksi akan menjadi salah satu unggulan pada turnamen tersebut.

Materi pemain yang dimiliki oleh Belgia saat ini benar-benar banyak mengundang kekaguman para penikmat sepak bola di dunia, sebut saja bintang Chelsea Eden Hazard, penyerang Everton, Romelu Lukaku, dan striker Liverpool, Christian Benteke.

Mereka akan ditopang oleh pemain-pemain cerdik seperti gelandang Zenit Saint Petersburg, Axel Witsel, gelandang Manchester United, Maroaune Fellaini dan penggawa anyar Manchester City, Kevin De Bruyne.

Akan tetapi, berkaca dari laga saat De Bruyne dan kawan-kawan dikalahkan tuan rumah Wales, pelatih Marc Wilmots secara khusus menyoroti dua penyerangnya Benteke dan Lukaku yang dinilainya banyak membuang-buang peluang.

Padalaga yang berkesudahan dengan skor 0-1 tersebut, Wilmots sangat kecewa karena sepanjang laga semua anak-anak asuhnya sudah bermain baik dan mampu mengimbangi permainan Wales.

“Saya sangat kecewa dengan performa tersebut. Pada laga melawan Wales, kami bermain baik. Pola serangan kami sangat mengalir. Tetapi pemain depan kami gagal memanfaatkan peluang,” ujar Wilmots, dikutip dari Goal.

Akan tetapi, kekalahan dari Wales tersebut sudah diambil sebagai pelajaran oleh palang pintu yang bermain di Tottenham Hotspur, Jan Vertonghen. Eks bek Ajax Amsterdam itu itu mengakui bahwa kekaahan dari Wales murni diakibatkan kelengahan mereka di lini belakang untuk menjaga Gareth Bale yang dikenal punya kecepatan yang sulit dihentikan.

Vertonghen bertekad lini belakang timnya, yang akan digalangnya bersama Vincent Kompany, tidak akan lengah lagi, termasuk saat melawat ke GSP Stadium markas Siprus nanti. Sebab ia menyadari Siprus juga mengincar poin penuh yang dapat membahayakan posisi Belgia di klasemen saat ini. Bila Belgia sampai menelan kekalahan, maka hal itu akan membahayakan kans untuk lolos langsung ke Prancis.

Seperti diketahui, peringkat satu dan dua pada klasemen akhir nanti akan langsung lolos ke putaran final Piala Eropa 2016. Sedangkan peringkat tiga harus berjuang melalui babak playoff untuk memastikan lolos.

“Kami memiliki para pemain berkualitas dunia. Kami mampu bertahan dengan baik, tetapi kami butuh konsentrasi agar lawan tidak mengambil kesempatan. Peluang kami lolos juga sangat besar,” kata Vertonghen.

 

Perkiraan Susunan Pemain Kedua Tim

Siprus (4-4-2)

Pelatih: Pambos Christodoulu

Penjaga Gawang: Georgallides

Belakang: Charalambous (kanan), Demetriou, Dossa Junior, Alexandrou (kiri)

Tengah: Nicolaou (kanan), Mitidis, Laban, Sotiriou (kiri)

Depan: Efrem, Vasiliou

 

Belgia (4-3-3)

Pelatih: Marc Wilmots

Penjaga Gawang: Courtouis

Belakang: Alderweireld (kanan), Kompany, Lombaerts, Vertonghen (kiri)

Tengah: Mertens, Nainggolan, Witsel

Depan:De Bruyne (kanan), Benteke, Hazard (kiri)

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
Advertisement

Rekomendasi

Advertisement