Rabu 20 Sep 2017 03:24 WIB
ASEAN Para Games 2017

Tambah 15 Emas Hari Kedua, Indonesia Masih Kokoh di Puncak

Atlet Indonesia Endi Nurdin Tine (tengah) menggigit medali emas yang diraihnya setelah menjuarai nomor lari 800 meter putra Asean Para Games XI Kuala Lumpur, di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/9).
Foto: Antara/Rafiuddin Abdul Rahman
Atlet Indonesia Endi Nurdin Tine (tengah) menggigit medali emas yang diraihnya setelah menjuarai nomor lari 800 meter putra Asean Para Games XI Kuala Lumpur, di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Selasa (19/9).

REPUBLIKA.CO.ID, KUALALUMPUR -- Pada hari ketiga pelaksanaan ASEAN Para Games IX/2017 Kuala Lumpur, Malaysia, kontingen Indonesia meraup sedikitnya 32 medali. Kontingen Merah Putih mendapatkan 15 emas, sembilan perak, dan delapan perunggu. Indonesia telah mengoleksi 37 medali emas, 18 perak dan 19 perunggu.

Dari 15 emas Indonesia tersebut, 11 diantaranya diraih dari cabang olahraga atletik, tiga medali emas dari cabang renang dan satu medali emas dari cabang angkat berat.

Medali emas dari cabang atletik itu masing-masing diraih oleh Riadi Saputra di nomor lempar cakram F55 putra dengan jauh lemparan 29,02 meter. Doni Yulianto ketika tampil di nomor kursi roda 1.500 meter T54 putra. Nanda Mei Sholihah menjadi yang tercepat di nomor lari 200 meter T46/47 putri dengan waktu tempuh 27,43 detik.    

Atlet tolak peluru kategori F46 putra Priyano meriah medali emas dengan lemparan sejauh 12,42 meter. Nur Ferry Pradana yang berlaga di nomor lari 400 meter T47 putra mempersembahkan medali emas kelima bagi Merah-Putih dengan catatan waktu 50,49 detik. 

Kemudian Putri Aulia merebut emas di nomor lari 400 meter T13 putri dengan waktu tempuh 63,13 detik. Atlet lompat jauh Rasyidi menambah pundi-pundi emas Indonesia dari nomor lompat jauh T42/44 putra dengan jauh lompatan 6,17 meter dan Rizal Bagus dari nomor lempar lembing F46 putra dengan jarak lempar 48,43 meter.

Tiga medali emas terakhir Indonesia di cabor atletik disumbangkan oleh Warmia Marto Samid yang bertanding di lempar cakram F42/43/44 putri dengan torehan lemparan 26,66 meter, Alan Sastra dari lempar cakram F57 putra dengan catatan 41,95 meter dan Endi Nurdin Tine dari lari 800 meter T20 putra dengan torehan dua menit 3,67 detik.

Sementara itu, tiga emas dari cabang olahraga renang masing-masing disumbangkan oleh Aris Wibawa ketika tampil di 100 meter gaya dada putra kelas SB7 dengan catatan waktu dua menit 33,39 detik. 

Kemudian disusul oleh Guntur yang mendapatkan medali emas saat berlomba di 100 meter gaya dada putra kelas SB8 dengan catatan waktu 1 menit 20,53 detik. Ia memecahkan rekor atas namanya sendiri pada 2011 lalu di Solo dengan catatan waktu dua menit 22,10 detik. Emas terakhir dari cabor renang ini diperoleh dari Menaser Meriba Num, kala tampil di 100 meter gaya bebas kelas S12 dengan mencatatkan waktu dua menit 5,98 detik.

Sedangkan satu medali dari angkat berat diraih oleh Uyulani Lili ketika tampil di kelas 61 kg yang sukses membukukan angkatan terbaik 81 kg, sekaligus mengukir rekor baru APG di kelas 61 kg. 

Tuan rumah Malaysia yang hari pertama mampu berada di puncak klasemen, sudah dua hari beruntun membuntuti tepat di bawah Indonesia dengan perolehan 32 medali emas, 23 perak dan 22 perunggu. Di tempat ketiga diisi oleh Vietnam dengan mengoleksi 18 medali emas 24 perak dan 17 perunggu.

Berikut klasemen hari ketiga ASEAN Para Games 2017

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement