REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pasific Caesar Surabaya mengevaluasi penampilannya di empat Seri Indonesia Basketball League (IBL) 2020. Direktur Tim Pacific Caesar, Irsan Pribadi Susanto menyebut ada hal mendasar yang tidak boleh lagi dilakukan ke depan.
"Yang pasti turnover terlalu banyak, dan rebound juga kurang bagus. Sebetulnya, kami menemukan bahwa kekalahan itu karena kesalahan sendiri. Kami memberi kesempatan pada lawan untuk membuat second change memasukkan poin," ucapnya dilansir dari laman IBL Indonesia, Rabu (26/2).
Perjalanan masih berlanjut! Kediri, @iblindonesia is coming!🔥🔥 Persaingan semakin memanas, jangan lewatkan 28 Februari - 1 Maret 2020 Seri 5 Kediri!
— UseeTV (@UseeTVcom) February 24, 2020
.
Saksikan perjalanan mereka hanya di channel UseeSports!
-#HomeofPremiumSports #IBL pic.twitter.com/HKZQbkqmYH
Soal peluang playoff, Irsan tidak ragu sedikit pun dengan timnya. Pacific masih punya peluang untuk lolos playoff dengan syarat bisa memperbaiki kesalahan-kesalahan di paruh pertama, terutama kesalahan yang dibuat sendiri oleh pemain.
"Selama kesalahan bisa diperbaiki sendiri, seharusnya playoff tidak ada hambatan bagi kami," pungkas Irsan,
Pada Seri V Kediri, Pacific Caesar akan bertanding dua kali yakni bertemu Pelita Jaya Bakrie (28 Februari 2020), dan melawan Amartha Hangtuah (1 Maret 2020).