Kamis 13 Aug 2020 19:10 WIB

Gaethje Yakin Khabib Punya Satu Kelemahan Besar

sekali lagi, perlu dikatakan, inilah Khabib yang paling tangguh.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Muhammad Akbar
Petarung MMA asal Amerika, Justin Gaethje, tidak ingin bertarungan lawan Khabib Nurmagomedov dengan persiapan terlalu singkat.
Foto: EPA/Nick Didlick
Petarung MMA asal Amerika, Justin Gaethje, tidak ingin bertarungan lawan Khabib Nurmagomedov dengan persiapan terlalu singkat.

REPUBLIKA.CO.ID, SAFFORD — Petarung UFC, Justin Gaethje yakin Khabib Nurmagomedov memiliki satu kelemahan besar.  Gaethje dan Khabib akan saling berhadapan untuk memperebutkan juara kelas ringan UFC 254 pada 24 Oktober mendatang.

Gaethje memiliki catatan empat kemenangan beruntun sebelumnya. Terakhir kemenangan mengejutkan ia dapatkan saat menang TKO atas Tony Ferguson. Namun tantangan berat sudah menanti yaitu melawan Khabib yang tak terkalahkan.

Gaethje sebelumnya mengatakan akan membawa Khabib ke ‘Zona Kematian’ saat duel nanti. Pernyataan tersebut dilandasi sebuah alasan yaitu Khabib yang mempunyai kelemahan. Namun Gaethje tak mengungkapkan secara detil kelemahan Khabib.

“Saya pikir kelemahan terbesarnya adalah, saya yakin dia pikir dia sempurna. Saya pikir jika Anda mengatakan kepadanya sekarang atau membuatnya perhatian, saya yakin dia akan sangat pandai menjelaskan kepada Anda bagaimana dia tidak mempercayai itu. Tapi saya percaya bahwa dia mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang mengelus egonya,” ungkapnya, dilansir dari middleeassy, Kamis (13/8).

Gaethje mengatakan setiap petarung membutuhkan oksigen yang cukup agar bisa bertahan. Ia yakin jika mampu memutus suplai oksigen tersebut dapat mengalahkan Khabib. Meski demikian, Khabib mempunyai orang-orang hebat di sekelilingnya yang dapat memompa semangatnya.

“Siapa yang memukul pantatnya dalam sparring adalah apa yang ingin saya ketahui? Siapa yang melempar tembakan yang akan saya lemparkan ke kepalanya karena dia perlu melihat itu. Tapi sekali lagi, perlu dikatakan, inilah Khabib yang paling tangguh. Dia bertarung 28 kali tapi tidak ada yang melawan Khabib ini,” ia menambahkan.

Gaethja meyakini keadaan yang dialaminya saat ini usai kehilangan ayah sekaligus pelatihnya, Abdulmanap akan semakin sulit mengalahkan Khabib. Maka dari itu, Gaethje harus berusaha sekuat tenaga agar bisa mengalahkan petarung asal Rusia tersebut.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement