Rabu 26 Aug 2020 18:04 WIB

Priscilla Lumban Gaol Fokus di One Championship

Petarung yang akrab dipanggil Thathie ini terakhir bertarung 25 Oktober 2019.

Petarung wanita asal Indonesia yang berkecimpung di ONE Championship, Priscilla Hertati Lumban Gaol (kanan).
Foto: DOK. ONE
Petarung wanita asal Indonesia yang berkecimpung di ONE Championship, Priscilla Hertati Lumban Gaol (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Petarung putri Indonesia Priscilla Hertati Lumban Gaol mengaku akan terus fokus menyalurkan bakatnya di ajang tarung bebas.

Pernyataan satu-satunya petarung putri yang bernaung di ONE Championship itu disampaikan pada talk show virtual dengan Group President ONE Championship Hua Fung Teh di sela pengumuman kemitraan ONE dengan Kaskus, Rabu (26/8).

Baca Juga

"Merupakan suatu kehormatan besar untuk mewakili Indonesia di ONE Championship. Setiap kali saya memasuki Circle ONE, saya membawa kebanggaan dan kehormatan negara saya ke panggung bela diri dunia," kata Priscilla.

"Bagi saya ini adalah tempat menunjukkan kemampuan serta membuktikan kepada jutaan orang di seluruh dunia bahwa atlet Indonesia dapat bersaing dan menjadi yang terbaik," kata juara nasional wushu Indonesia itu.

Petarung yang akrab dipanggil Thathie ini terakhir bertarung di Istora Senayan, Jakarta, 25 Oktober 2019 yang saat itu sukses mengalahkan petarung asal Myanmar, Bozhena Antoniyar. Kemenangan ini membuka peluang menantang juara dunia kelas atom Angela Lee.

Masuknya Priscilla ke keluarga ONE Championship dinilai Group President ONE Championship Hua Fung Teh sangat bagus apalagi saat ini mendapatkan dukungan dari salah pihak media guna mengembangkan ekosistem seni bela diri di Indonesia, serta mendekatkan rangkaian bintang ONE Championship Indonesia dan atlet dunia lainnya.

“Penggemar olahraga Indonesia termasuk yang paling bersemangat di dunia, dan penting bagi kami di ONE Championship untuk dapat terhubung dengan komunitas lokal. Kaskus adalah platform luar biasa yang akan membantu kami," katanya.

Sementara itu, CEO Kaskus Edi Taslim mengatakan dengan adanya kerja sama kemitraan ini maka akan mempermudah interaksi dan diskusi seputar mengenai minat dan hobi Mix Martial Art (MMA) secara umum, dan serta menghadirkan konten serta mengembangkan komunitas terkait olahraga tarung bebas itu.

 

sumber : Antara
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement