Selasa 15 Mar 2022 12:23 WIB

Gagal Pertahankan Status Peringkat Satu Dunia, Petenis Rusia Ini Banting Raket

Dengan demikian Novak Djokovic kembali berada di posisi terdepan.

Rep: Frederikus Bata/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Petenis Rusia Daniil Medvedev.
Foto: EPA
Petenis Rusia Daniil Medvedev.

REPUBLIKA.CO.ID, KALIFORNIA -- Petenis Rusia, Daniil Medvedev terlihat kesal saat menghadapi petenis Prancis, Gael Monfils pada babak ketiga turnamen Indian Wells Masters, pagi tadi WIB. Ia sampai membanting raketnya.

Pada akhirnya, Monfiels menjadi pemenang dalam laga yang berlangsung di California pada Selasa (15/3) pagi WIB. Sebuah hasil yang luar biasa mengingat  Monfils berjuang mengatasi cedera lututnya. Setelah bermain selama dua jam dan lima menit, skor akhir, 6-4, 3-6, 1-6.

Baca Juga

Keunggulan Monfils sedikit terbantu dengan sikap Medvedev. Andalan negeri beruang merah tak bisa menguasai dirinya dengan baik. Ia melampiaskan rasa frustrasinya ketika mencoba menghancurkan raketnya.

Saat berganti area, Monfils masih harus membersihkan serpihan raket Medvedev. Pada set penentuan, jagoan Prancis ini menang mudah. Hasil tersebut membut Mendevedev gagal mempertahankan status sebagai petenis putra peringkat satu dunia.

"Ia harus minimal lolos ke delapan besar untuk bertahan di puncak," demikian laporan yang dikutip dari mirror.co.uk.

Dengan demikian Novak Djokovic kembali berada di posisi terdepan. Padahal Djokovic tidak tampil di Indian Wells Master. Pria Serbia ini dilarang masuk Amerika Serikat karena belum mendapat vaksin covid-19.

Belum sampai sebulan, Medvedev berstatus petenis nomor satu dunia. Kini ia kembali ke peringkat kedua. Berikutnya ada Miami Terbuka.

Ia memiliki kesempatan untuk kembali ke posisi teratas jika berjaya di sana. Turnamen tersebut berlangsung di Key Biscayne, Florida, Pada Senin (21/3) hingga nyaris dua pekan ke depan.

"Sekarang saya tahu saya akan kehilangannya (peringkat), jadi saya punya Miami untuk mencoba mendapatkannya kembali," kata Medvedev. "Biasanya merasa sedikit lebih baik di Miami dalam hal tenis, jadi kami akan mencoba bermain bagus di sana."

"Ketika saya memainkan tenis terbaik saya, tenis saya yang bagus, sangat sulit mengalahkan saya. Tapi, bagian terberat dari tenis adalah untuk mereproduksinya dari waktu ke waktu," kata dia lagi.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement