Senin 25 Apr 2022 18:41 WIB

Antonio Rudiger Capai Perjanjian Lisan dengan Real Madrid

Thomas Tuchel telah mengkonfirmasi bahwa bek tengah itu berencana hengkang.

Rep: Hartifiany Praisra/ Red: Gilang Akbar Prambadi
 Bek Chelsea Antonio Rudiger (kiri) merayakan setelah mencetak gol 0-2 pada pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Chelsea yang diadakan di Stadion Santiago Bernabeu, di Madrid, Spanyol, 12 April 2022.
Foto: EPA-EFE/Sergio Perez
Bek Chelsea Antonio Rudiger (kiri) merayakan setelah mencetak gol 0-2 pada pertandingan sepak bola leg kedua perempat final Liga Champions UEFA antara Real Madrid dan Chelsea yang diadakan di Stadion Santiago Bernabeu, di Madrid, Spanyol, 12 April 2022.

REPUBLIKA.CO.ID, MADRID -- Bek Chelsea, Antonio Rudiger dilaporkan telah mencapai kesepakatan dengan Real Madrid. Kontrak Rudiger yang akan habis musim ini membuatnya pindah ke Bernabeu musim panas ini.

Dilansir dari laman Sportbible, Senin (25/4/2022), manajer Chelsea, Thomas Tuchel telah mengonfirmasi, bek tengah itu berencana hengkang dengan status bebas transfer. Sejumlah klub pun dikaitkan erat dengan Manchester United, Barcelona, Paris Saint Germain, dan Real Madrid. 

Baca Juga

Fabrizio Romano, wartawan Italia spesialis bursa transfer, mengakui Real Madrid hampir memenangkan perlombaan membawa Rudiger. Dia mengakui sudah ada kesepakatan lisan antara klub dan sang pemain. 

"Real Madrid telah mencapai kesepakatan lisan dengan Antonio Rudiger. Kontrak memang belum ditandatangani, tapi Real Madrid menutup kesepakatan Rudiger yang punya status bebas transfer," kata Fabrizio.

Fabrizio pun mengungkapkan, pemain berusia 29 tahun ini akan meneken kontrak jangka panjang. Rincian kontrak pun akan keluar ketika pemain asal Jerman ini menandatangani kontrak dengan klub.

"Ini akan jadi kontrak jangka panjang. Rincian akhir akan segera dibahas sebelum menandatangani kontrak," kata Fabrizio. 

Rudiger bersama Chelsea sejak 2017. Dia pun memilih untuk lepas dari klub sebagai bebas agen setelah Chelsea dilaporkan gagal bernegosiasi soal biaya kontrak pemain.

Tuchel mengakui ingin Rudiger tetap berada di Stamford Bridge. Sayangnya, sanksi yang dijatuhkan pada Roman Abramovich membuat klub sulit mempertahankan sang pemain belakang. 

"Situasinya, dia ingin meninggalkan klub. Dia memeri tahu saya secara pribadi. Kami memberi segalanya, saya dan klub, tapi kami tidak bisa berjuang lagi karena keterbatasan," kata Tuchel.

Manajer asal Jerman ini yakin jika klub tidak terkena sanksi tentu klub bisa mempertahankan Rudiger. Apalagi Rudiger adalah pemain kunci di setiap pertandingan Chelea.

"Dia adalah sosok kunci dan akan tetap seperti itu sampai akhir musim. Tapi ini mengecewakan, kami akan sangat merindukannya, dia memberi kami keberanian di ruang ganti," kata Tuchel.

BACA JUGA: Ikuti News Analysis News Analysis Isu-Isu Terkini Perspektif Republika.co.id, Klik di Sini
Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement