Rabu 17 Aug 2022 14:41 WIB

Man United Diragukan Datangkan Adrien Rabiot

Kecil kemungkinan MU mendatangkan Rabiot musim panas ini.

Rep: Rahmat Fajar/ Red: Endro Yuwanto
Adrien Rabiot dari Juventus. Manchester United dikabarkan membidik Rabiot.
Foto: Fabio Ferrari / LaPresse via AP
Adrien Rabiot dari Juventus. Manchester United dikabarkan membidik Rabiot.

REPUBLIKA.CO.ID, MANCHESTER -- Isu seputar transfer musim panas ini terus bergulir sebelum ditutup. Klub-klub besar Eropa masih dikaitkan dengan sejumlah pemain. Manchester United (MU) adalah raksasa sepak bola Inggris yang memenuhi pemberitaan setiap hari tentang siapa pemain baru yang akan merapat ke Old Trafford.

Gelandang Juventus Adrien Rabiot merupakan pemain yang disebut-sebut menjadi incaran Man United. Namanya masuk radar sebagai alternatif karena kecilnya peluang MU mendapatkan gelandang Barcelona Frenkie de Jong.

Baca Juga

MU tampak membutuhkan gelandang baru untuk menutupi kelemahan di posisi tersebut setelah kepergian Paul Pogba, Juan Mata, dan Nemanja Matic. Fred dan Scott McTominay belum bisa diandalkan sepenuhnya menjaga lini tengah MU.

Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan memulai dua pertandingan pembuka Liga Inggris musim 2022/2023 dengan kekalahan. MU takluk 1-2 dari Brighton & Hove Albion dan dihajar 0-4 oleh Brentford pada pekan kedua. Dua hasil negatif yang menuntut MU segera mencarikan solusinya.

Namun jurnalis Italia Fabrizio Romano lewat cuitannya di Twitter kemarin mengeklaim kesempatan MU mengontrak Rabiot musim panas ini di ambang kegagalan. Menurut Romano belum ada kesepakatan antara MU dan Rabiot.

“Deal sekarang mandek karena permintaan gaji dianggap terlalu tinggi,” tulis Romano yang disertai tagar #MUFC dilansir dari manutdnews, Rabu (17/8/2022).

Romano menambahkan bahwa Juventus tengah menanti kesempatan mengontrak Memphis Depay. Pemain internasional Belanda itu sedang menantikan kontraknya diputus oleh Barcelona.

Kolom David Ornstein di The Athletic menjelaskan kecil kemungkinan MU mendatangkan Rabiot musim panas ini. Bagi Ornstein, MU seharusnya bisa mendapatkan pemain yang lebih baik daripada Rabiot. Namun ia menulis bukan berarti Rabiot bukan pemain tidak berbakat.

Riwayat perjalanan karier Rabiot banyak diselimuti kontroversi. Selama waktunya bersama Paris Saint-Germain (PSG), klub melakukan penyelidikan internal terhadap perilakunya ketika video dirinya di sebuah klub malam muncul beberapa jam setelah MU mengalahkan PSG di Liga Champions. Dia pun mendapatkan skors dari presiden PSG Nasser al-Khelaifi dan direktur olahraga Antero Henrique.

Rabiot juga pernah diasingkan dari timnas Prancis oleh pelatih Didier Deschamps. Atas catatan itu, Orstein tak yakin Rabiot dapat membawa hal baik kepada Man United. Gazzetta dello Sport mengeklaim MU harus membayar pemain 27 tahun itu sebesar 10 juta euro per tahun atau 160 ribu poundsterling per minggu. Angka itu terlalu besar untuk membayar pemain dengan masa lalu yang penuh kontroversi.

Sepanjang musim panas ini, MU telah mendatangkan tiga pemain baru, yakni Lisandro Martinez, Christian Eriksen, dan Tyrell Malacia. Namun MU belum mampu mendapatkan buruan utamanya yakni Frenkie De Jong. Peluang MU mendapatkan De Jong kian menipis setelah Chelsea masuk sebagai pesaing.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement