Jumat 26 Aug 2022 23:30 WIB

Cari Bibit Baru Atlet Tenis Meja, UT Helat Turnamen Pelajar Nasional

Turnamen digelar dari 26 Agustus 2022 sampai 28 Agustus 2022.

Rep: Reja Irfa Widodo/ Red: Gilang Akbar Prambadi
Universitas Terbuka (UT) kembali menggelar Turnamen Tenis Meja Pelajar Nasional yang dibuka hari ini, Jumat (26/8/2022).
Foto: Dok. UT
Universitas Terbuka (UT) kembali menggelar Turnamen Tenis Meja Pelajar Nasional yang dibuka hari ini, Jumat (26/8/2022).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Universitas Terbuka (UT) kembali menggelar Turnamen Tenis Meja Pelajar Nasional. Penyelenggaraan turnamen, yang digelar pada 26 hingga 28 Agutus tersebut, sekaligus menjadi salah satu rangkaian peringatan ulang tahun ke-38 Universitas Terbuka. Turnamen ini Piala Rektor Universitas Terbuka dan Direktur Utama Bank Tabungan Negara (BTN) dengan hadiah total mencapai 112 juta rupiah. 

Saat ini, ada 546 peserta yang telah mendaftar dalam turnamen yang mempertandingkan empat kategori tersebut, yaitu Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas dan Perguruan Tinggi. Rektor Universitas Terbuka, Ojat Darojat, mengatakan, pelajar putra-putri dan empat kategori tersebut bisa ikut mendaftar untuk ambil bagian dalam turnamen tenis meja tersebut. Dengan menggelar turnamen tingkat pelajar dan mahasiswa, Universitas Terbuka ikut berupaya dalam mencari bibit baru atlet-atlet muda tenis meja. 

Baca Juga

''Ini merupakan bentuk kepedulian Universitas Terbuka terhadap perkembangan olahraga tenis meja di Indonesia,'' ujar Ojat dalam sambutan pembukaan turnamen Tenis Meja Rektor Cup 2022 Universitas Terbuka di Jakarta, Jumat (26/8/2022). 

Universitas Terbuka, kata Ojat, sudah ditetapkan sebagai pusat pembibitan atlet tenis meja, baik di jenjang pendidikan dasar, menengah maupun pendidikan tinggi oleh Kementerian Riset dan Pendidikan Tinggi. Dengan adanya turnamen ini diharapkan bisa melahirkan calon atlet yang tidak hanya berprestasi di tingkat nasional tapi juga internasional. 

''Pada turnamen ini, kami menggandeng Bank Tabungan Negara sebagai sponsor utama. Kami berharap kolaborasi ini bisa terus berlanjut dalam rangka membantu meningkatkan prestasi tenis meja nasional. Kami percaya banyak bibit-bibit muda yang bisa didapatkan dari turnamen ini yang punya masa depan sebagai atlet nasional,'' ujar Ojat. 

Ojat mengungkapkan, turnamen tenis meja untuk pelajar ini merupakan wujud nyata kepedulian Universitas Terbuka dalam mencari atlet muda baru. Universitas Terbuka, ujar Ojat, bukan hanya pelopor dalam pendidikan jarak jauh, tapi juga sebagai wahana untuk menemukan dan melatih atlet-atlet muda berprestasi. Pada tahun ini, tema turnamen tenis meja ini pelajar Universitas Terbuka adalah ''Menjunjung Tinggi Sportivitas, Menuju Kemandirian dan Profesionalisme''. Tema ini diharapkan bisa mengingatkan atlet-atlet muda soal pentingnya sportivitas di dunia olahraga. 

''Menang dan kalah adalah hal yang lumrah di dunia olahraga. Menang bukan satu-satunya tujuan akhir tapi bagaimana atlet muda menjunjung sportivitas yang tinggi untuk meraih kemenangan. Atlet bukan hanya mengejar good winner tapi juga a good loser,'' tutur Ojat. 

Turnamen ini juga dimeriahkan dengan partai eksebisi, antara atlet dan selebritis. Cing Abdel, yang berpasangan dengan Gilang Maulana, berhadapan dengan Denny Cagur, yang berduet dengan Bima Abdinegara. Abdel berharap, dengan adanya turnamen tenis meja ini bisa terus meningkatkan perkembangan olahraga tenis meja di Tanah Air.

''Terima kasih untuk Rektor Universitas Terbuka yang menggelar turnamen pelajar Nasional Rektor Cup 2022. Perkembangan ping-pong saat ini antusiasnya sudah sangat baik. Semoga ini membuka mata pengurus PTMSI untuk berbenah dan membuat banyak turnamen serupa sehingga ping-pong semakin dikenal dan juga digemari oleh masyarakat kita,'' kata Abdel. 

Sementara Denny Cagur juga berharap, turnamen ini bisa menjadi sarana untuk menemukan bibit baru atle tenis meja. ''Keren banget turnamen rektor UT ini, harapan saya tidak hanya menggairahkan olahraga tenis meja, tapi lewat turnamen antar pelajar ini bisa menjaring bibit-bibit baru,'' ujar Denny Cagur.

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement