Senin 12 Sep 2022 14:52 WIB

Presiden Bayern Muenchen tak Sabar Hadapi Barcelona di Liga Champions

Baik Muenchen maupun Barca sama-sama punya ambisi lolos sebagai juara grup.

Rep: Anggoro Pramudya/ Red: Endro Yuwanto
 Presiden Bayern Muenchen, Herbert Hainer (kanan).
Foto: AP/Ferdinand Ostrop
Presiden Bayern Muenchen, Herbert Hainer (kanan).

REPUBLIKA.CO.ID, MUENCHEN -- Presiden Bayern Muenchen, Herbert Hainer, menyatakan dirinya sangat tidak sabar untuk bisa kembali menyaksikan pertarungan timnya melawan Barcelona khususnya di kancah kompetisi elite Benua Biru Liga Champions. Harapan Hainer bisa terwujud mengingat klub raksasa Bundesliga Jerman itu tergabung bersama Barcelona, Inter Milan, dan Viktoria Plzen dalam Grup C alias grup neraka.

"Barca akan kembali, mereka memiliki tim yang hebat bahkan sekarang, dan mereka adalah klub besar," kata Hainer menjelaskan kepada Sport dilansir Barca Universal, Senin (12/9/2022).

Baca Juga

Pada pekan kedua Liga Champions, Muenchen bakal berjumpa Barcelona di Stadion Allianz Arena, Muenchen, Rabu (14/9/2022) dini hari WIB. Partai ini jelas mengerek berbagai atensi.

Selain menjadi pertarungan emosional untuk Robert Lewandowski melawan tim lamanya, baik Muenchen maupun Barca sama-sama memiliki ambisi untuk bisa lolos sebagai pemimpin grup.

Hainer mengingatkan Barca mungkin mengalami kesulitan melawan Muenchen di masa lalu, tetapi pertandingan nanti jelas dapat menghadirkan kejutan bagi Die Bayern mengingat Los Azulgrana saat ini tengah dalam periode positif.

"Saya tak berpikir itu akan terulang kembali. Saat itu kami menunjukkan performa terbaik, semuanya berjalan positif. Tetapi Barca jauh lebih kuat saat ini daripada dua tahun lalu, saya mengharapkan partai seimbang," sambung Hainer.

Merujuk pada rekor pertemuan kedua tim, Bayern Muenchen lebih unggul karena berhasil meraih empat kemenangan dalam lima partai terakhir atas Barca. Bahkan pada kampanye Liga Champions 2020 FC Hollywood sukses menggilas Los Cules dengan skor 8-2.

Tetapi situasi Muenchen kurang bagus. Kemenangan atas Inter pada matchday pertama sekadar penghibur dari penampilan kurang menjanjikan di beberapa laga terakhir skuad asuhan Julian Nagelsmann. "Tentu saja, saya mengharapkan kemenangan, tetapi saya mengharapkan pertandingan yang sangat ketat."

Di sisi lain, Barcelona memiliki performa yang bagus dalam beberapa laga terakhir karena mampu mencatat lima kemenangan beruntun di semua kompetisi. Salah satu faktor moncernya Barcelona adalah Robert Lewandowski yang tampil ciamik bersama Blaugrana.

Momen ini jelas begitu heroik mengingat Lewandowski merupakan mesin gol andalan Muencen dalam beberapa tahun terakhir. Kepindahan striker asal Polandia tersebut juga sempat menghadirkan ketegangan di dalam tubuh Bayern Muenchen.

Dapat mengunjungi Baitullah merupakan sebuah kebahagiaan bagi setiap Umat Muslim. Dalam satu tahun terakhir, berapa kali Sobat Republika melaksanakan Umroh?

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement