Rabu 02 Nov 2022 08:42 WIB

Klopp Puas Cara Liverpool Bermain Saat Bekuk Napoli di Liga Champions

Liverpool finis sebagai runner up Grup A Liga Champions meski mengalahkan Napoli 2-0.

Rep: Afrizal Rosikhul Ilmi/ Red: Israr Itah
Pelatih Liverpool Juergen Klopp.
Foto: EPA-EFE/Peter Powell
Pelatih Liverpool Juergen Klopp.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Juergen Klopp menjelaskan bagaimana Liverpool belajar dari kekalahan mereka dari Napoli dengan skor 1-4 pada pertemuan pertama di Grup A Liga Champions. The Reds tidak mengulangi kesalahan yang sama saat menjamu Napoli di Anfield, Rabu (2/11/2022) dini hari WIB. Mohamed Salah dkk akhirnya memetik kemenangan 2-0, sekaligus menghentikan kemenangan 13 kali berturut-turut Napoli di semua kompetisi.

Klopp mengaku puas dengan permainan timnya. Liverpool menahan Napoli lebih banyak bermain di daerah pertahanannya, meskipun tim tamu sempat membuat publik Anfield terdiam lewat gol Leo Ostigard yang dianulir karena margin offside tipis.

Baca Juga

Salah dan Darwin Nunez kemudian mencetak gol pada pengujung laga. Keduanya diawali dari sepak pojok. "Saya akan menikmati permainan bahkan tanpa gol," kata Klopp kepada BT Sport, dikutip dari Football Italia, Rabu (2/11/2022).

"Kami menunjukkan penampilan yang sangat bagus malam ini. Menjadi kompak membuat semua perbedaan, tiba-tiba kami memiliki perebutan bola di ruang yang tepat. Kami sulit untuk dilawan, dan sungguh jika Anda melihat apa yang dapat dilakukan Napoli saat ini, itu adalah pertandingan yang sangat, sangat bagus untuk kami," jelasnya. 

Dia menyebut pasukannya menampilkan permainan yang bagus. The Reds menunjukkan banyak keberanian saat menghadapi tantangan dan melakukan duel bola yang tepat. 

"(Kuncinya) harus kompak. Di pertandingan pertama melawan Napoli, kami terlalu melebar, tidak sabar, hanya mencoba mendorong apa yang kami inginkan dan kemudian tidak bereaksi terhadap apa yang mereka lakukan. Itu jauh lebih baik malam ini, saya sangat senang," kata Klopp.

Pertandingan didominasi oleh penantian VAR yang sangat lama, baik pada gol Ostigard yang dianulir, maupun yang dicetak Nunez saat injury time. "Saya dengar itu masalah teknis. Tentu saja sulit, menunggu lama mungkin tidak masalah ketika pada akhirnya mengarah ke arah Anda," jelasnya.

 

Advertisement
Berita Lainnya
Advertisement
Terpopuler
1
Advertisement
Advertisement